Tangerang (ANTARA) - Ratusan ibu di Kota Tangerang, Provinsi Banten, mengikuti gerakan memasak pangan lokal yang menghasilkan 1.000 paket makanan bergizi yang kemudian diberikan kepada keluarga prasejahtera.
Ketua Pokja 4 PKK Kota Tangerang Shinta Tihar di Tangerang, Selasa, mengatakan kegiatan seperti ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk membangun kesadaran yang berkelanjutan dan mengajak masyarakat untuk menghargai pangan lokal.
"Kita bisa menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat dengan mengurangi ketergantungan terhadap satu pangan, sekaligus mendorong sumber pangan lokal alternatif lain," kata Shinta Tahir.
Co-Founder Foodbank of Indonesia (FOI) Wida Septarina menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Memasak (GIM) Mustikarasa yang mengajak ibu, perempuan, dan masyarakat luas, untuk kembali mengenal serta menghidupkan kekayaan pangan lokal dan rempah Nusantara yang mulai terlupakan.
Baca juga: Bagi pangan lokal, cara unik Wagub Gorontalo rayakan HUT pernikahan
"Melalui pengalaman memasak bersama, GIM Mustikarasa mendorong tumbuhnya kebanggaan bahwa memasak bukan sekadar aktivitas rumah tangga, melainkan peran mulia dalam menjaga budaya dan ketahanan pangan keluarga," kata Wida.
Pihaknya menggandeng Mahsuri sebagai produsen bumbu dan saus dalam GIM Mustikarasa untuk menghidupkan kembali kebiasaan memasak menu lezat dan bergizi dengan menggunakan pangan lokal yang kaya rempah untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
"Dari kolaborasi ini, kita bisa berbagi kebaikan nyata, melalui 1.000 paket makanan untuk para Ibu dan keluarga di Tangerang. Ini cara kita merayakan Hari Ibu dengan aksi yang nyata dan bermakna,” jelas Wida.
Baca juga: Memelihara warisan rasa dalam bisnis kuliner keluarga
Baca juga: Koki Indonesia terbang ke Rusia ajarkan menu Nusantara di 15 restoran
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































