Indramayu (ANTARA) - PT Pupuk Kujang memastikan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dalam kondisi aman dan mencukupi guna mendukung kebutuhan petani pada musim tanam tahun ini.
Direktur Operasi dan Produksi PT Pupuk Kujang Arlyza Eka Wijayanti dalam keterangan yang diterima di Indramayu, Sabtu, mengatakan dari pendataan hingga 6 Mei 2026 total pupuk bersubsidi di Jawa Barat mencapai 26.998 ton.
“Jumlah tersebut, terdiri atas 3.015,8 ton NPK serta 23.982 ton urea,” katanya.
Pihaknya mendata untuk wilayah pantai utara (pantura) Jawa Barat yang menjadi salah satu lumbung padi nasional, stok pupuk bersubsidi yang disiagakan sebanyak 4.258 ton meliputi pupuk urea mencapai 3.790 ton dan NPK sebanyak 467,9 ton.
Ia mengatakan khusus di Kabupaten Indramayu, stok pupuk urea yang tersedia tercatat mencapai 1.516,40 ton.
Baca juga: Pupuk Kujang pastikan stok pupuk subsidi di Jabar saat musim gadu aman
Baca juga: Pupuk Kujang pastikan keandalan pabrik untuk jamin ketersediaan stok
Pihaknya pun terus memperkuat pengelolaan energi dan produksi, agar distribusi pupuk ke daerah sentra pertanian dapat berjalan optimal.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan seiring komitmen perusahaannya mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional melalui sinergi dengan Dewan Energi Nasional serta Kementerian ESDM.
“Keandalan pasokan energi dan gas bumi adalah kunci utama dalam menjaga mandat ketahanan pangan,” katanya.
Arlyza mengatakan stabilitas energi yang terjaga memungkinkan perusahaannya mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik, sehingga distribusi pupuk dapat dilakukan secara optimal.
“Dengan stabilitas energi yang terjaga, kami dapat mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik guna memastikan kebutuhan petani di lapangan senantiasa terpenuhi,” ujarnya.
Pihaknya pun tengah mempercepat pengembangan Blue Ammonia, serta penjajakan Green Ammonia sebagai pembawa hidrogen (hydrogen carrier) masa depan.
Ia menjelaskan seluruh inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi Climate Action perusahaannya, yang difokuskan pada efisiensi energi serta pengembangan ekosistem industri hijau berkelanjutan.
Arlyza menambahkan kepastian pasokan gas bumi dan optimalisasi energi memberikan jaminan bahwa seluruh tahapan produksi hingga distribusi pupuk berjalan lancar untuk mendukung stabilitas pangan nasional.
“Pupuk Kujang terus berkomitmen menjadi pilar stabilitas pangan nasional melalui manajemen operasional yang efisien, inovatif dan berwawasan lingkungan,” katanya.
Baca juga: Pupuk Kujang gelar kompetisi foto dan video hutan kawasan Kujang
Baca juga: Pupuk Kujang mulai membangun pabrik NPK Nitrat untuk kurangi impor
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































