Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Jawa Timur, bergerak cepat menangani banjir yang merendam puluhan rumah di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan.
"Hujan deras yang mengguyur wilayah Jember bagian selatan pada Selasa (13/1) sore hingga malam hari menyebabkan kenaikan debit air di Kali Clutak, sehingga meluap dan membanjiri rumah warga," kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi via telepon, Rabu.
Menurutnya, banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian air 40 cm sampai satu meter di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, sehingga Tim Reaksi Cepat (TRC) bergerak untuk melakukan penanganan dan pengamanan di lokasi banjir.
Baca juga: Perumahan di Jember terendam banjir, BPBD kirim bantuan logistik
"Penyebab banjir yakni hujan deras yang terjadi di wilayah setempat selama empat jam, sehingga Kali Clutak tidak mampu menampung debit air dan jebolnya tanggul di sabuk gunung yang merupakan dampak banjir pada Januari 2025 lalu," tuturnya.
Ia menjelaskan rumah yang tergenang banjir sebanyak 76 unit dengan ketinggian air 40 cm hingga satu meter di RT 02, RT 02, Dusun Kepel, Desa Ampel.
"Kondisi terkini banjir masih menggenangi pemukiman warga, namun secara keseluruhan kondisinya aman terkendali dan kondusif, karena sebagian rumah warga di desa setempat memiliki fondasi yang tinggi," katanya.
Baca juga: BPBD Jember: 1.271 KK terdampak banjir dan sebagian warga mengungsi
Edi mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati hati saat cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
"BPBD Jember juga merekomendasikan kepada pihak Perhutani untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol di sabuk gunung tersebut dan merekomendasikan pihak desa untuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan banjir," ujarnya.
BPBD Jember mendistribusikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir dengan ketinggian air hampir satu meter dan meminta warga untuk waspada terhadap kemungkinan banjir susulan di desa setempat.
Baca juga: Banjir di Jember meluas hingga tiga kecamatan, ratusan KK mengungsi
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































