PTN Hoops Fest 2026 momentum dukung perkembangan bola basket

8 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - PTN Hoops Fest 2026 menjadi momentum alumni perguruan tinggi negeri untuk mendukung perkembangan bola basket nasional, sekaligus memperkuat silaturahmi melalui turnamen antarkampus yang diselenggarakan di Jakarta.

Kegiatan oleh Senior Unity Alumni yang bertema “One Basketball, Countless Memories” itu digelar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, sejak 22 sampai dengan 25 Agustus dan diikuti ratusan alumni sejumlah perguruan tinggi negeri terkemuka.

“Semangat dari turnamen ini adalah semangat untuk unity, semangat untuk bertanding, semangat untuk tetap sehat, sekaligus bersilaturahmi, khususnya para alumni dari perguruan tinggi negeri,” kata Ketua Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (LPSI) Anggito Abimanyu saat menutup perhelatan tersebut, Selasa.

Anggito yang juga pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) periode 2010-2014 (saat ini bernama DPP Perbasi), menilai kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena mempertemukan kembali para alumni dengan rekan-rekan semasa kuliah.

Menurut dia, turnamen menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus menghidupkan kembali kenangan saat aktif sebagai mahasiswa.

Dia menjelaskan ajang itu diikuti alumni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB). Kemudian dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Turnamen dibagi dalam beberapa kelompok umur untuk menjaga keseimbangan pertandingan, yakni kelompok umur (KU) 30+ putri, KU-30+ putra, KU-40+ putra, KU-50+ putra, serta KU-55+ putra.

Format tersebut sekaligus membuka ruang bagi alumni dari berbagai generasi untuk tetap bisa bersaing dengan ketat.

Anggota Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi menambahkan turnamen tersebut tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang sinergi antarpeserta yang kini berkarya atau mengabdi di berbagai instansi.

"Melalui pertemuan dalam ajang turnamen bola basket seperti ini, ada banyak hal yang bisa kami lakukan dan sinergikan di luar olahraga bola basket itu sendiri, jadi suasananya juga bisa lebih akrab," tambah dia.

Setelah melewati pertandingan ketat dan melelahkan, sejumlah tim berhasil keluar sebagai juara. Pada KU-30+ putri, Unpad mengalahkan UI dengan skor 38-21, sedangkan UGM menundukkan Unpad 32-29 dalam laga KU-30+ putra.

Saat laga final KU-40+ putra, UI membayar kegagalan tim putrinya dengan menaklukkan Undip lewat skor 46-32. Sementara ITB menjadi juara KU-50+ putra setelah mengalahkan Unpad 40-27.

Hasan menyatakan, keberhasilan turnamen tersebut memperlihatkan bahwa cabang olahraga bola basket dapat menjadi ruang berkelanjutan bagi alumni untuk tetap aktif, menjaga kebugaran, memperluas jejaring, serta ikut mendorong perkembangan ekosistem bola basket nasional.

Baca juga: DPP Perbasi perbarui data pemain dan klub

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |