Mobil legendaris MR2 baru diprediksi hadir pada 2028 tanpa logo Toyota

1 hour ago 4

Jakarta (ANTARA) - Mobil sport legendaris, Toyota MR2 generasi baru dilaporkan sedang disiapkan untuk hadir pada 2028, sekaligus memberikan perkiraan waktu untuk proyek yang selama ini dikembangkan Toyota secara terbuka melalui mobil uji GR Yaris bermesin tengah.

Perkiraan waktu tersebut menjadi informasi terbaru yang paling menarik. Sebelumnya, sudah diketahui bahwa MR2 baru akan menggunakan mesin turbo empat silinder G20E 2,0 liter, konfigurasi mesin tengah, program balap Toyota, serta kemungkinan sistem penggerak semua roda (AWD), sebagaimana dilaporkan laman Carscoops, Senin (24/8) waktu setempat.

Mobil sport konsep Toyota FT-Se juga diperkirakan akan memberikan pengaruh besar terhadap desainnya, namun, versi produksinya akan diperkenalkan dalam dua tahun mendatang, yang berarti kemungkinan sudah dapat dilihat pada 2028.

Ketika diluncurkan nanti, mobil tersebut bahkan dikabarkan kemungkinan tidak menggunakan logo Toyota. Laporan tersebut menyebut mobil sport ini akan mengikuti langkah GR GT baru, seiring Gazoo Racing (GR) berkembang menjadi merek performa yang lebih independen, seperti Lexus yang menjadi divisi mobil mewah Toyota.

Baca juga: Toyota luruskan kabar penjualan dari GR GT

Toyota baru-baru ini beralih dari menguji teknologi MR2 menggunakan mobil uji GR Yaris bermesin tengah ke pengujian prototipe MR2 yang sebenarnya. Namun, kamuflase tebal pada prototipe tersebut membuat desain eksterior finalnya sulit diketahui.

Karena itu, gambaran terbaik mengenai kemungkinan tampilannya saat ini berasal dari konsep FT-Se yang diperkenalkan pada 2023.

Minimal 400 tenaga kuda

Mesin compact G20E diperkirakan menghasilkan tenaga sekitar 400 hingga 450 tenaga kuda (horse power/hp) dan 406-456 PS dalam versi standar. Sementara itu, versi balapnya dapat menghasilkan tenaga lebih dari 600 hp (608 PS).

Perbedaan tersebut membuka kemungkinan adanya versi mobil jalan raya yang lebih ekstrem untuk hadir kemudian. Model tersebut diperkirakan dapat menghasilkan setidaknya 500 hp (507 PS), tetapi tetap memenuhi seluruh aturan kebisingan dan emisi yang tidak dapat dipenuhi oleh mobil balap bertenaga 600 hp.

MR2 juga bukan satu-satunya mobil performa terjangkau Toyota yang kemungkinan menggunakan mesin baru tersebut. Toyota juga dapat memasang G20E pada model ikonik lain yang dihidupkan kembali, yakni Celica.

Baca juga: Toyota luncuran edisi khusus 60th untuk Corolla

AWD untuk mengendalikan karakter pengendalian

Mesin yang dipasang di tengah dan sistem AWD (All Wheel Drive) alias penggerak seluruh roda yang dapat dikonfigurasi pada MR2 baru dirancang untuk mengurangi beban pada ban depan serta kecenderungan understeer parah yang terjadi pada mobil bermesin depan berdaya besar milik Toyota.

Namun, bos GR Tomoya Takahashi juga mengakui bahwa MR2 generasi lama memiliki karakter yang kurang menyenangkan, yakni kecenderungan berputar dengan cukup agresif ketika dikendarai hingga batas kemampuannya. Menurutnya, sistem AWD dapat membantu mencegah kejutan seperti itu.

“Apa yang membuat mobil tersebut dapat berbelok dengan sangat baik juga membuatnya mudah berputar di tikungan,” kata Takahashi saat menjelaskan MR2 generasi lama.

Menurutnya, dengan penggerak empat roda, energi rotasi tersebut justru dapat membantu menarik mobil melewati tikungan.

Toyota belum mengonfirmasi detail akhir sistem penggerak, harga, maupun nama produksi mobil tersebut. Namun, melihat respons luar biasa yang diterima Honda dari pemilik Prelude sebelumnya ketika model tersebut dihidupkan kembali, akan sangat disayangkan jika Toyota tidak menggunakan nama MR2 di negara-negara yang secara historis menggunakan nama tersebut, serta MR-S di pasar lain yang lebih familiar dengan nama tersebut.

Toyota sendiri telah mendaftarkan merek dagang untuk GR MR2 dan GR MR-S.

Baca juga: Toyota Corolla generasi baru masuk tahap pengujian, meluncur 2027

Baca juga: Menjajal generasi terbaru Toyota Hilux double cabin “Cyber Sumo”

Baca juga: Toyota kenalkan Land Cruiser hybrid di GIIAS 2026

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |