Banjarmasin (ANTARA) - Polres Tanah Laut (Tala), jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil mengungkap 14 kasus narkotika jenis sabu-sabu selama periode Ramadhan dari 1 Februari hingga 7 Maret 2026.
Upaya tersebut diwujudkan melalui serangkaian pengungkapan kasus yang diikuti pemusnahan barang bukti, sebagai bagian dari strategi menekan peredaran sekaligus permintaan narkotika di wilayah hukum setempat.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan di Pelaihari, Kabupaten Tala, Rabu, mengatakan pengungkapan kasus tidak hanya berorientasi pada jumlah perkara, tetapi juga dampak sosial yang berhasil dicegah.
“Pengungkapan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata penyelamatan masyarakat dari bahaya narkotika,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama periode 1 Februari hingga 7 Maret 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap 14 kasus dengan total 20 tersangka.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kasus ditangani Polres Tanah Laut dan satu kasus oleh Polsek Kintap, dengan komposisi tersangka terdiri dari 19 laki-laki dan satu perempuan.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 656,59 gram, uang tunai Rp12 juta, satu unit mobil, serta delapan unit sepeda motor yang diduga terkait aktivitas peredaran gelap narkotika.
Kasat Resnarkoba Polres Tanah Laut Iptu M Firmansyah Baso menegaskan penindakan selama Ramadhan difokuskan pada upaya meminimalkan dampak penyalahgunaan di tengah masyarakat.
“Selama Ramadhan, kami mengungkap tujuh kasus dengan 10 tersangka,” katanya.
Ia mengungkapkan, dari pengungkapan tersebut, jumlah sabu yang diamankan mencapai 594,84 gram dengan potensi penyalahgunaan yang cukup besar.
“Dengan asumsi 0,20 gram per orang, maka sekitar 16.250 jiwa dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Selain dampak sosial, nilai ekonomis barang bukti yang mencapai sekitar Rp820 juta menunjukkan besarnya potensi kerugian yang berhasil dicegah, sementara pemusnahan sabu seberat 648,77 gram menegaskan komitmen kepolisian memastikan barang bukti tidak kembali beredar di masyarakat.
Baca juga: BNN musnahkan 474 kilogram narkotika hasil pengungkapan 21 kasus
Baca juga: Kapolrestabes Makassar ungkap pemasok sabu internasional asal China
Baca juga: BNN bongkar peredaran 25 kilogram sabu di daerah Tanah Tinggi Jakarta
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































