Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyiapkan lahan seluas 6,16 hektare di sembilan wilayah hukum kepolisian resor (polres) sebagai upaya mendukung program swasembada bawang putih sekaligus memperkuat ketahanan pangan di provinsi itu.
"Lahan itu tersebar di sembilan Polres yang ada di Sumatera Utara," ujar Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumut Kombes Pol Afriadi Lemana di Samosir, Rabu.
Ia mengatakan sembilan Polres yang menyiapkan lahan tersebut, yakni Polres Mandailing Natal, Polres Karo, Polres Deli Serdang, Polres Samosir, Polres Humbang Hasundutan, Polres Simalungun, Polres Toba, Polres Dairi, dan Polres Tapanuli Utara.
Menurut dia, pengembangan bawang putih dilakukan di wilayah tersebut karena memiliki kondisi geografis yang mendukung, terutama ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Bibit bawang yang ditanam tersebut merupakan jenis varietas Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, dan Sangga Sembalun," katanya.
Afriadi mengatakan pengembangan bawang putih tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan 10 kelompok tani, masyarakat pemilik lahan, Kementerian Pertanian, serta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan produktivitas.
"Kami siap mendukung program pemerintah dalam percepatan swasembada, khususnya bawang putih," ujarnya.
Ia mengatakan potensi lahan yang tersedia akan dimanfaatkan secara optimal sehingga selain mendukung ketahanan pangan juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Panen yang ditargetkan pada November 2026 akan diprioritaskan sebagai sumber bibit untuk penanaman kembali sehingga cakupan produktivitas dapat diperluas," katanya.
Baca juga: Kapolri dukung swasembada bawang putih di Lombok Timur
Baca juga: Polri raih rekor MURI penanaman bawang putih serentak di lahan terluas
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir Timiur Gultom mengatakan petani saat ini mendapatkan dukungan berupa bibit bawang putih, alat pertanian, dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas.
"Setelah berhasil, petani sudah memiliki pasar karena hasilnya dibeli langsung oleh Kementerian Pertanian menggunakan dana APBN. Bibit bawang putih juga akan dikembalikan untuk ditanam kembali oleh petani selama dua tahun," katanya.
Secara nasional, Polri bersinergi dengan berbagai pihak telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593 hektare yang tersebar di 17 Polda untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih. Program tersebut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.
Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton.
Sementara Rabu ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.
Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.
Baca juga: Komisi IV DPR apresiasi upaya swasembada bawang putih nasional
Baca juga: Zulhas sebut 17 provinsi mulai menanam bawang putih untuk swasembada
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































