Menteri Jerman: Istiqlal-Katedral contoh toleransi agama bagi dunia

3 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan mengatakan toleransi beragama yang disimbolkan melalui keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang letaknya berdekatan dapat menjadi model toleransi antaragama bagi berbagai negara di dunia, termasuk bagi Jerman.

Pernyataan itu disampaikan Radovan saat mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta pada Rabu. Dalam kunjungan itu, dia didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Kardinal Ignatius Suharyo.

“Saya rasa ini dapat menjadi model bagi banyak tempat di dunia. Tentu saja, kami di Jerman juga dapat belajar,” katanya.

Menteri Radovan menilai praktik toleransi, persahabatan, dan dialog antaragama menjadi semakin penting di tengah situasi dunia yang menghadapi berbagai tantangan.

“Saya pikir hal ini sangat penting, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang. Kita perlu melihat contoh-contoh toleransi, persahabatan, dan dialog seperti ini,”ucapnya.

Menteri Jerman itu menjelaskan bahwa bahwa kunjungannya ke Istiqlal dan Katedral itu juga menjadi bagian dari agenda hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang lebih luas.

Baca juga: Australia ingin belajar praktik dialog lintas agama dari Indonesia

Dia mengatakan Jerman ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia, baik dalam bidang pembangunan maupun ekonomi, terutama terkait energi terbarukan dan transisi energi.

(ka-ki) Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan, Kardinal Ignatius Suharyo saat mengunjungi Katedral Jakarta, Rabu (19/8/2026). ANTARA/Kuntum Khaira Riswan.

Radovan turut mengapresiasi penggunaan energi surya di Masjid Istiqlal sebagai contoh penerapan energi bersih.

“Saya sangat terkesan mendengar bahwa masjid ini juga menggunakan energi tenaga surya. Ini merupakan contoh yang baik tentang bagaimana transisi tersebut dapat dilakukan. Kami ingin memperkuat kemitraan ini di masa depan dan saya sangat menantikannya,” kata dia.

Hadir pada kesempatan yang sama, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste.

Dubes Beste menyampaikan masyarakat Jerman sangat menghargai cara umat beragama di Indonesia hidup berdampingan dan bekerja sama. Hal itulah yang ingin kedutaan tunjukkan kepada setiap tamu dari Jerman yang berkunjung ke Indonesia.

Duta Besar Beste menyampaikan Menteri Radovan dapat menyaksikan langsung mengenai toleransi beragama di Indonesia berlangsung melalui kunjungannya ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

“Dari sana, kami dapat melihat bagaimana kerja sama antarumat beragama dapat terjalin dengan baik di Indonesia. Kami kemudian membawa cerita-cerita tersebut kembali ke Jerman, tentang betapa baiknya kerja sama dan kehidupan antarumat beragama di Indonesia,” katanya.

Baca juga: Presiden Jerman agendakan kunjungan ke Istiqlal dan Katedral Jakarta

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |