PLN-pemda koordinasi pastikan stok batu bara ke PLTU Bengkulu membaik

2 weeks ago 10

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah (pemda) dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan distribusi batu bara ke PLTU di Bengkulu dapat kembali berjalan normal dan risiko gangguan listrik dapat diminimalkan.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo dalam keterangan di Jakarta, Kamis menyampaikan terhentinya distribusi batu bara ke PLTU Bengkulu terjadi akibat adanya desakan dan pembatasan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru yang didukung DPRD Sumsel terhadap aktivitas angkutan batu bara.

Menurut dia, kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya rantai pasok energi primer ke pembangkit listrik.

PLN meminta agar operasional truk pengangkut batu bara yang memasok kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bengkulu dapat kembali diperbolehkan beroperasi. Permintaan itu disampaikan menyusul kondisi pasokan batu bara yang saat ini hanya mencukupi untuk sekitar tiga hari operasional pembangkit.

"Saat ini, PLTU tidak mendapatkan pasokan batu bara karena adanya desakan dari pemerintah provinsi. Stok yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk tiga hari ke depan," ujar Rizal.

Baca juga: Pemprov Sumsel larang angkutan batu bara lintasi jalan umum

Ia menjelaskan PLTU di Bengkulu merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan Sumatera, khususnya Sumatera bagian selatan. Gangguan pasokan batu bara berpotensi menurunkan kapasitas pembangkit dan mengancam keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.

"Apabila distribusi batu bara tidak segera kembali normal, maka potensi pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi dapat meluas ke beberapa wilayah di Sumatera Selatan bahkan hingga Jambi," ucapnya.

Sebelumnya, distribusi batu bara ke PLTU Bengkulu mengalami hambatan akibat pembatasan operasional 150 truk batu bara. Pembatasan tersebut berkaitan dengan aspirasi dan tekanan dari pemerintah daerah terkait dampak lalu lintas dan aktivitas angkutan batu bara terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Namun di sisi lain, batu bara merupakan sumber energi utama bagi PLTU yang menyuplai listrik ke jutaan pelanggan di wilayah Sumatera. Terhentinya pasokan batu bara secara mendadak menyebabkan stok di pembangkit menipis dan menempatkan sistem kelistrikan dalam kondisi siaga.

"Saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Sumatera Selatan membuka jalan agar truk-truk batu bara segera memenuhi kebutuhan pasokan batu bara di PLTU Bengkulu" katanya.

PLN menegaskan bahwa keberlanjutan pasokan listrik merupakan kepentingan strategis nasional, mengingat listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat serta penopang utama aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan industri.

PLN menyatakan memahami perhatian pemerintah daerah terhadap aspek sosial dan lingkungan. Namun, PLN mengharapkan agar dapat ditemukan solusi bersama yang proporsional sehingga kepentingan daerah tetap terakomodasi tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.

"Kami berharap ada ruang dialog dan solusi bersama. Jika suplai batu bara terhenti terlalu lama, pemadaman listrik menjadi tidak terhindarkan dan ini akan berdampak langsung pada masyarakat," ujar Rizal.

Baca juga: Bupati larang truk batu bara beroperasi pascaroboh jembatan di Lahat

Baca juga: TIBIA jadi fondasi inovasi PTBA hadapi dinamika industri batu bara

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |