Pidato Prabowo di WEF tegaskan posisi RI mitra stabil dan inklusif

2 weeks ago 11

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pidato Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1), menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif dan siap tumbuh bersama.

"Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif, dan siap tumbuh bersama, dengan pembangunan manusia sebagai pusat strategi ekonomi nasional," kata Teddy dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Jumat.

Teddy, saat dikonfirmasi ANTARA, menyampaikan dalam forum tersebut, Presiden Prabowo memaparkan pemikiran mengenai konsep ekonomi yang dijalankan pemerintahannya, sekaligus menjelaskan capaian-capaian konkret selama satu tahun pertama pemerintahan, yang dikenal dengan istilah Prabowonomics.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti kondisi global yang sedang berada dalam fase penuh ketidakpastian.

Pada situasi tersebut, perdamaian dan stabilitas dipandang sebagai prasyarat utama bagi terciptanya pertumbuhan dan kemakmuran global.

Presiden menegaskan tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian.

Baca juga: Di WEF, Prabowo undang pemimpin dunia ke Ocean Impact Summit di Bali

Kepala Negara juga menjelaskan bahwa stabilitas dan perdamaian yang selama ini terjaga di Indonesia bukan terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan hasil dari pilihan kebijakan yang diambil secara konsisten.

"Indonesia secara konsisten memilih jalan persatuan dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan," kata Prabowo.

Indonesia, menurut Presiden, terus menempuh jalur persatuan dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga memaparkan arah dan program-program utama pemerintahannya," kata Seskab Teddy.

Presiden Indonesia sudah 10 tahun absen dari ajang WEF dan presiden yang hadir pertama kali adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan berpidato pada 2011 tentang ekonomi hijau atau ramah lingkungan.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.

Forum ekonomi tersebut mempertemukan ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia dalam satu acara yang sama untuk berdialog membahas tantangan ekonomi masa kini dan proyeksi tantangan ekonomi ke depan.

World Economic Forum, selaku penyelenggara, merupakan organisasi nonpemerintah dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss.

Baca juga: CORE: Pidato Prabowo di WEF sampaikan sinyal positif ke investor

Baca juga: Diperkenalkan di WEF, Indef yakin Danantara beri perubahan ke ekonomi

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |