Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperluas kolaborasi strategis dengan perusahaan jasa energi global, Weatherford, melalui penjajakan peluang kerja sama di sektor minyak dan gas bumi (migas) hingga panas bumi.
"Kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Drilling untuk terus menghadirkan layanan pengeboran berkelas dunia melalui kolaborasi dengan mitra global yang memiliki pengalaman dan teknologi terbaik," ujar Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Adapun peluang kerja sama yang dijajaki oleh kedua perusahaan tersebut meliputi penyediaan jasa pengeboran, evaluasi formasi, konstruksi dan komplesi sumur, intervensi sumur, serta optimasi produksi pada sektor panas bumi, minyak, dan gas.
Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta layanan pendukung lainnya.
Weatherford yang berbasis di Swiss, dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan energi yang memiliki keahlian dalam layanan pengeboran, evaluasi formasi, konstruksi dan komplesi sumur, hingga intervensi dan optimasi produksi berbasis teknologi modern serta solusi digital terintegrasi.
Pertamina Drilling dan Weatherford juga bersepakat untuk bersama-sama mengidentifikasi peluang pasar di bidang pengeboran minyak, gas, dan panas bumi, termasuk jasa teknis dan program pengembangan kapasitas.
Selanjutnya, kedua belah pihak akan mendiskusikan berbagai opsi untuk mengembangkan dan merealisasikan peluang tersebut secara bersama.
"Kami optimistis sinergi ini akan membuka peluang bisnis baru, memperkuat pengembangan kompetensi SDM, serta memberikan nilai tambah bagi industri minyak, gas, dan panas bumi di Indonesia maupun pasar internasional," ujar Avep.
Menurut Avep, kolaborasi dengan Weatherford juga diharapkan mampu mendorong penerapan teknologi yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.
Baca juga: Pertamina Drilling memperluas layanan Non Rig di Lapangan Prabumulih
Baca juga: Pertamina Drilling catat laba 1,87 juta dolar AS per Januari 2025
Baca juga: Pertamina Drilling manfaatkan kecerdasan buatan dukung aspek HSSE
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































