Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan keberadaan Kraton Majapahit menjadi saranan belajar bagi generasi muda tentang sejarah bangsa Indonesia, serta menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan.
Menurut dia, replika Kraton Majapahit yang dibangun oleh Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono berdasarkan data-data sejarah yang cukup lengkap, sehingga dapat dikenang oleh generasi muda Indonesia tentang sejarah besar Nusantara di era Kerajaan Majapahit.
"Bapak Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono ini mengumpulkan sejarah-sejarah terkait Majapahit dan ini bagus untuk generasi muda dikenang," kata Ali usai kunjungan ke Kraton Majapahit, Jakarta, Senin malam.
Dia menyebut, Kraton Majapahit juga menjadi bekal untuk generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Seperti Sumpah Palapa yang diikrarkan oleh Mahapati Gajah Mada
"Dan kita harus memberikan pembekalan kepada generasi muda bahwa Majapahit yang dulu Maha Pati Gajah Mada bersumpah melalui Sumpah Palapa. Ini harus kita terus gaungkan agar generasi muda punya rasa menjaga persatuan dan kesatuan bagi NKRI," ujarnya.
Dalam sambutannya, Ali mengatakan bahwa Majapahit adalah simbol kejayaan maritim Bangsa Indonesia, bukan sekedar sebuah kerajaan besar dalam sejarah Nusantara.
Ia mengatakan dari semangat kebesaran Majapahit timbul tekad untuk mempersatukan Nusantara melalui kekuatan laut, perdagangan, diplomasi, dan persatuan antardaerah.
Dia menyebut, sebagai bangsa maritim, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan tersebut. Laut bukanlah pemisah antar pulau, melainkan perekat persatuan bangsa.
"Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut memandang bahwa menjaga kedaulatan laut sesungguhnya juga berarti menjaga sejarah, kedaulatan, budaya, dan masa depan Indonesia," kata Ali.
Ali menambahkan, melalui kunjungannya ke Kraton Majapahit yang didirikan oleh A.M Hendropriyono tersebut dapat terjalin hubungan baik antara TNI AL dengan Kraton Majapahit Jakarta dalam semangat kebangsaan, dan pelestarian nilai-nilai sejarah, khususnya nilai luhur Nusantara.
"Marilah bersama-sama mewariskan kepada generasi muda semangat Majapahit sebagai inspirasi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, berdaulat, maju dan bermartabat. Sebagaimana semangat para pendahulu kita, kekuatan bangsa hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bersatu dalam tujuan yang sama," ujar Ali.
Kunjungan Kasal beserta jajarannya tersebut turut dihadiri pula mantan Panglima TNI yang juga mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Yugo Margono, mantan Menteri Pertahanan Agum Gumelar dan pejabat lainnya.
Turut hadir Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar dan pimpinan redaksi media nasional lainnya.
Pengamat Intelijen Indonesia Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono menyampaikan, sejak diresmikan Kraton Majapahit rutin dikunjungi sejumlah pelajar mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMA dan perguruan tinggi untuk melihat replika sejarah Majapahit.
Menurut dia, dari kunjungan tersebut, banyak pelajar mencari tau di internet tentang sejarah Majapahit.
"Hari ini saja saya mendapat permintaan dari 13 sekolah rakyat di seluruh Jawa yang ingin datang ke sini, jadi kami jadwalkan," ujarnya.
Kraton Majapahit terletak di Jakarta Timur, berdiri di atas lahan seluas 5.500 meter per segi, menampilkan replika-replika yang berkaitan dengan Majapahit seperti patung Pangeran Jaya Samudera, Gajah Mada, Bima.
Juga dilengkapi Pendopo Hayam Wuruk, Balairung Gajah Mada, replika air terjun Madakaripura yang ada di Probolinggo, yang menjadi tempat pertapaan terakhir Maha Patih Gajah Mada.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































