Pengamat: Pertamina masuk Fortune Southeast 500 tunjukkan potensi RI

1 hour ago 3
Pertamina harus terus menjaga kinerja positifnya sekaligus menjadi lokomotif dalam mewujudkan ketahanan energi yang kuat...

Jakarta (ANTARA) - Pengamat energi Feiral Rizky Batubara menilai keberhasilan PT Pertamina (Persero) masuk Fortune Southeast 500 mencerminkan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam sektor energi, sehingga perlu dijadikan modal untuk memperkuat kepercayaan investor.

“Dengan posisi yang semakin diperhitungkan di tingkat global, Pertamina harus terus menjaga kinerja positifnya sekaligus menjadi lokomotif dalam mewujudkan ketahanan energi yang kuat, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang,” kata Feiral dalam keterangannya yang diterima di Tuban, Jawa Timur, Rabu.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan Pertamina tidak hanya mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga semakin dituntut untuk memperkuat perannya sebagai tulang punggung penyediaan energi bagi masyarakat Indonesia.

Posisi Pertamina sebagai perusahaan energi milik negara memiliki peran yang berbeda dibandingkan perusahaan migas global lainnya.

Di satu sisi, kata dia, Pertamina dituntut menghasilkan keuntungan dan menjaga kesehatan bisnis. Namun di sisi lainnya, Pertamina memikul mandat strategis untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia, terjangkau, dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Feiral menilai, tantangan sektor energi ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan energi domestik, dinamika geopolitik global, hingga percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Dalam kondisi tersebut, Feiral menilai Pertamina perlu terus memperkuat kapasitas operasional dan investasinya agar mampu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.

Ia menjelaskan skala bisnis yang semakin besar harus diikuti dengan peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola, serta keberanian melakukan transformasi di berbagai lini usaha.

“Status sebagai perusahaan yang masuk dalam jajaran Fortune Global 500 harus dianggap sebagai posisi di garis start. Sehingga, Pertamina harus terus terpacu untuk berinovasi, bertransformasi, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mendukung target pembangunan ekonomi Indonesia,” ujarnya pula.

Baca juga: Pertamina bukukan pendapatan Rp1.167,99 triliun pada tahun 2025

Baca juga: Pertamina Patra Niaga perkuat implementasi HSSE LPG di Lampung

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |