Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memperketat pengawasan stok dan harga daging di sejumlah pasar menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan 2026.
"Hari ini kami melakukan pengawasan terhadap komunitas peternakan untuk daging sapi, babi, ayam, dan telur dalam rangka menyambut Imlek dan Ramadhan ya, menjelang puasa, ini terus dilakukan," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga bahan pangan, khususnya peternakan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Ellita menyebut, pihaknya melakukan pendataan langsung terhadap stok dan harga daging dari para pedagang. "Selain kami melakukan pengawasan, kami memastikan ketersediaan stok mencukupi dan harga tetap terpantau," ujarnya.
Saat tiba di Pasar Kramat Jati, petugas melakukan wawancara dengan para pedagang untuk mengetahui jumlah pasokan yang tersedia serta harga jual di tingkat pasar.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Jaktim pastikan stok pangan aman
Data tersebut kemudian dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan referensi dalam mengambil kebijakan pengendalian harga.
"Kami menggali informasi dari pedagang terkait stok dan harga jual, kemudian kami laporkan ke tingkat yang lebih atas sebagai bahan penentu kebijakan," katanya.
Selain memantau stok dan harga, Sudin KPKP Jakarta Timur juga memastikan kualitas daging yang dijual tetap terjaga.
Pemeriksaan dilakukan secara langsung melalui metode organoleptik dengan mengamati bau, warna, dan tekstur daging.
"Kami juga mengecek kualitas daging dari sisi bau, warna, dan tekstur agar tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat," ucap Ellita.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 12 pedagang di Pasar Kramat Jati yang menjual daging sapi, ayam, babi, dan telur.
Dia menyebut, pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar tradisional, tetapi juga di pasar swalayan.
Sebelumnya, tim juga melakukan kegiatan serupa di Pasar Pondok Bambu dan Farmer Market Pondok Bambu bersama bidang ketahanan pangan pada Rabu (11/2).
Baca juga: DKI tetap pantau ketersediaan pangan meski stok aman
Baca juga: Pram imbau masyarakat tak lakukan "panic buying" jelang Ramadhan
"Untuk hari ini ada dua titik pengawasan, yakni pasar tradisional dan pasar swalayan. Kami terus melakukan pemantauan secara bergilir," kata Ellita.
Pengawasan stok dan harga daging akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang hari besar keagamaan guna mencegah lonjakan harga dan kelangkaan pasokan.
"Dengan pengawasan ini, kami berharap masyarakat tetap bisa mendapatkan daging dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin selama Ramadhan dan Imlek," ujar Ellita.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































