Mendes bertemu 15 CEO asal Inggris, bahas percepatan listrik desa

2 hours ago 2
Ada 75.266 desa jadi harus kolaborasi untuk bangun desa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi delegasi 15 CEO perusahaan inovasi energi dan teknologi asal Inggris, dalam rangka menjajaki kerja sama percepatan pengaliran listrik pedesaan dan pembangunan desa di Indonesia.

“Kami ingin kolaborasi ini menghasilkan solusi yang benar-benar bisa dipakai di desa,” ucap Mendes PDT Yandri Susanto di Jakarta, Kamis.

Diketahui, delegasi tersebut mencakup pimpinan sejumlah perusahaan teknologi energi dan iklim terkemuka dari Inggris, seperti Carruthers Renewables (mikrohidro off-grid), Centre for Energy Equality (CEE) yang bergerak di bidang solusi energi inklusif, Eja-Ice di bidang rantai dingin tenaga surya untuk pangan dan kesehatan, Propel and Power di bidang turbin laut tanpa baling-baling untuk wilayah pesisir, serta Compact Syngas Solutions yang bergerak di bidang pengolahan limbah menjadi energi.

Pertemuan itu difokuskan pada solusi praktis untuk listrik perdesaan di wilayah terpencil dan kepulauan, termasuk pengembangan sistem energi terbarukan terdesentralisasi, penguatan pasokan listrik bagi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih, serta dukungan energi untuk cold chain pangan dan layanan dasar desa.

Baca juga: Semua desa ditargetkan akan berlistrik di era Presiden Prabowo

Sejumlah skema proyek percontohan pun dibahas sebagai langkah awal implementasi di lapangan.

Mendes PDT Yandri menyampaikan pihaknya menyambut baik kehadiran para CEO tersebut karena Kemendes PDT membuka peluang untuk kolaborasi dengan pihak manapun dalam membangun desa.

"Ada 75.266 desa jadi harus kolaborasi untuk bangun desa," kata Mendes PDT Yandri.

Kemendes PDT, kata dia, memiliki 12 program prioritas yang bisa dikolaborasi dengan para CEO tersebut, seperti desa ekspor. Program itu ditargetkan dapat membangun 5.000 desa ekspor dengan keberagaman potensi yang dimiliki oleh setiap desa.

Baca juga: Mendes PDT sebut 3.000 desa di Indonesia belum teraliri listrik

"Kami juga punya program desa tematik menyesuaikan potensi desa yang diperuntukkan sebagai penyuplai bahan baku program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis," kata Mendes PDT Yandri.

Program lainnya adalah desa berketahanan iklim hingga desa bebas sampah. Mendes Yandri berharap kerja sama internasional dapat berdampak langsung bagi warga desa.

Dalam kesempatan itu, para CEO menyampaikan ketertarikan untuk bisa berkolaborasi dengan Kemendes PDT untuk mendukung sejumlah program dalam 12 Rencana Aksi.

Audiensi itu juga merupakan bagian dari rangkaian Innovate UK Energy Access Brokerage di Indonesia, yang mempertemukan inovator Inggris dengan pemangku kepentingan nasional untuk membuka peluang kolaborasi proyek listrik perdesaan, energi terbarukan, dan penguatan ekonomi desa berbasis teknologi.

Baca juga: Mendes sarankan desa gunakan Dana Desa atasi kendala pasokan listrik

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |