Manama, Bahrain (ANTARA) - Chief Executive Officer (CEO) Capital A sekaligus penasihat AirAsia X (AAX) Tony Fernandes menilai, penetapan Bahrain sebagai hub strategis di kawasan Timur Tengah akan memperkuat industri pariwisata halal (halal tourism) Indonesia.
Ekspansi global tersebut membuka peluang bagi wisatawan muslim, khususnya dari Timur Tengah, untuk mengakses destinasi halal di Indonesia dengan lebih mudah melalui jaringan penerbangan yang terintegrasi. Sementara destinasi Indonesia memperoleh kesempatan untuk memperkuat branding sebagai destinasi halal yang berkualitas.
“Jaringan ke Bahrain memungkinkan kami menjangkau lebih banyak negara GCC (Negara Teluk), yang semuanya sesuai standar halal," ujarnya kepada ANTARA di Manama, Bahrain, Rabu.
Meski belum ada ada rute langsung dari Bahrain ke Indonesia, hub ini mempermudah konektivitas melalui Kuala Lumpur, Malaysia sehingga perjalanan para wisatawan ke berbagai destinasi Indonesia menjadi lebih efisien.
Baca juga: Bandara Mutiara Palu segera layani penerbangan rute baru AirAsia
Menurut Tony, dampak dari pembukaan hub Bahrain bisa mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Indonesia. Sebab, banyak wisatawan yang berasal dari kawasan Timur Tengah sudah mengenal sejumlah destinasi wisata tropis Indonesia seperti Bali, namun masih banyak destinasi lain yang mempunyai potensi besar.
Ia juga berpendapat bahwa pasar halal selama ini masih kurang mendapat perhatian, padahal permintaan terus meningkat. Dengan adanya rute baru ini diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata halal.
Adapun pada Rabu petang (11/2) AirAsia X mengumumkan ekspansi globalnya dengan menjadikan Bahrain sebagai hub strategis baru yang menghubungkan rute Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Australia.
Baca juga: AirAsia sebut Indonesia jadi pasar andalan di rute internasional
Perusahaan juga mengumumkan pembukaan rute penerbangan internasional terbaru yang menghubungkan Kuala Lumpur–Bahrain–London Gatwick (KUL-BAH-LGW).
Langkah ini menandai babak baru perusahaan dalam memperluas jaringan medium dan long-haul di luar Asia Tenggara.
Dengan Bahrain sebagai simpul utama, AirAsia X menargetkan terbentuknya jaringan penerbangan jarak jauh yang lebih terintegrasi secara global.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































