Pramono resmikan Maroedja Sport Park di Jakbar

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Maroedja Sport Park yang dahulu dikenal dengan nama Stadion Ki Amat di Kembangan, Jakarta Barat.

“Hari ini saya meresmikan pencanangan Maroedja Sport Park yang dulu namanya Stadion Ki Amat, bukan kiamat, tapi Ki Amat. Karena namanya terlalu berat, diubah menjadi Maroedja Sport Park,” kata Pramono saat meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis.

Dia mengatakan, Maroedja Sport Park merupakan wujud nyata kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta dalam memperbaiki, merenovasi, dan menata lahan seluas kurang lebih 2,2 hektare untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas publik.

Fasilitas yang tersedia di taman itu meliputi lapangan basket, jogging track, serta sarana olahraga lainnya.

“Memang ini baru tahap pertama, nanti akan diselesaikan pada tahap kedua. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penataan Kawasan Koridor Meruya untuk meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau publik serta menjadi wadah interaksi sosial di Jakarta,” jelas Pramono.

Dia menyebut, total anggaran pembangunan Maroedja Sport Park mencapai Rp10,9 miliar dari kebutuhan sekitar Rp12 miliar.

Baca juga: Fasilitas olahraga potensial dibangun di Taman Bendera Pusaka

Ia pun meminta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dispora DKI Jakarta segera melanjutkan pembangunan tahap II.

“Nanti kalau tidak bisa diselesaikan, Pemerintah DKI Jakarta akan turun tangan untuk menyelesaikan,” kata Pramono.

Sebab, Pemprov DKI kini tengah berupaya mengembangkan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai destinasi "sport tourism" terkemuka di kawasan regional.

Dia menilai lokasi Maroedja Sport Park sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat sekitar. Ke depan, lapangan tersebut akan dilengkapi pencahayaan dan videotron agar dapat dimanfaatkan hingga malam hari.

“Oleh karena itu, dengan kehadiran fasilitas umum ini, kami mengajak warga untuk turut merawat Maroedja Sport Park sebagai bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus berkembang,” ucap Pramono.

Adapun Maroedja Sport Park dirancang dengan prinsip "Sponge City Infrastructure" dan dibangun dalam dua tahap dengan empat zona utama, yakni zona penerima, zona olahraga, zona rekreasi, dan zona penyerapan air.

Baca juga: Ini alasan Pram banyak buka taman dan fasilitas olahraga di Jakarta

Baca juga: Jakut hadirkan Taman Si Pitung jadi ruang hijau bagi masyarakat

Pada zona penerima terdapat gerbang utama, area parkir, dan toilet. Zona olahraga dilengkapi lapangan basket, mini soccer, dan jogging track.

Zona rekreasi mencakup "forest cafe", "playground", lapangan voli, serta plaza Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sementara pada zona penyerapan air, tersedia kolam retensi dan "forest walk".

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |