Pemkab Gianyar petakan rekayasa lalu lintas minimalkan macet H-1 Nyepi

4 days ago 4
Seluruh pihak harus mengantisipasi potensi keramaian serta memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan lancar

Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memetakan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk meminimalkan kemacetan pada rangkaian H-1 Hari Suci Nyepi.

“Seluruh pihak harus mengantisipasi potensi keramaian serta memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan lancar,” kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra di sela memimpin rapat persiapan pengamanan lalu lintas rangkaian Hari Suci Nyepi di Gianyar, Selasa.

Pada H-1 Nyepi atau disebut Pengerupukan, umat Hindu melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga atau upacara penyucian Bhuwana Alit (diri) dan Bhuwana Agung (semesta).

Prosesi itu dilaksanakan mulai pagi hingga siang hari di ruang terbuka atau di titik tertentu pusat perdesaan atau perkotaan serta di sejumlah pura.

Baca juga: BMKG prakirakan berawan hingga hujan saat pawai ogoh-ogoh di Bali

Selanjutnya pada sore hingga malam hari, masyarakat melaksanakan pawai ogoh-ogoh atau boneka raksasa berwujud menyeramkan di kawasan publik baik di tingkat banjar (dusun) desa dan di kota.

Parade itu memiliki makna mengingatkan umat bahwa sifat keburukan seperti yang ada dalam ogoh-ogoh itu agar dieliminasi dari diri manusia menyambut Tahun Baru Saka 1948.

Sedangkan Hari Suci Nyepi dilaksanakan pada Kamis (19/3) mulai pukul 06.00 hingga Jumat (20/3) pukul 06.00 WITA.

Baca juga: Pangdam targetkan antrean Gilimanuk selesai sebelum Nyepi

Selain itu Dinas Perhubungan juga akan mematikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) secara bertahap pada H-1 Nyepi atau pada 18 Maret dan menghidupkan kembali pada 20 Maret 2026.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar bersinergi dengan aparat keamanan, pecalang (petugas keamanan desa adat), serta instansi terkait lainnya dalam pengaturan pengamanan.

“Perlu juga dikoordinasikan langkah pengamanan menjelang malam takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri, mengingat momentum perayaan keagamaan yang berdekatan memerlukan koordinasi lintas sektor,” ucapnya.

Baca juga: Kanwil Ditjenpas Bali usulkan 2.600 remisi Nyepi dan Idul Fitri

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |