Jakarta (ANTARA) - Kabar duka dari aktris sekaligus penyanyi Dolly Parton hari ini meninggalkan duka yang cukup mendalam bagi industri hiburan Amerika Serikat.
Semasa hidupnya, wanita kelahiran 1946 itu dikenal sebagai sosok yang lekat dengan penampilan glamor, cerdas namun tetap hangat dan rendah hati.
Dalam wawancara bersama Real Simple yang dikutip pada Selasa (25/8) waktu setempat, menjelang perilisan buku Behind the Seams: My Life in Rhinestones, Parton mengatakan tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk merasa cantik.
Dia mengaku memang dapat dengan mudah mendapatkan produk kecantikan yang diinginkan, tetapi Parton lebih memilih mengandalkan produk dengan harga terjangkau dan cocok padanya. Barang-barang itu bahkan bisa dibeli di toko perlengkapan kecantikan.
Baca juga: Dolly Parton meninggal dunia usai berjuang melawan kanker
Parton menyebut dirinya menggunakan pensil untuk membingkai dan mengisi bibirnya, kemudian ditambahkan lip gloss supaya warnanya tahan lama. Ia juga tidak memiliki cara menghapus riasan wajah yang rumit, cukup hapus dengan kapas berbahan minyak mineral.
“Ini bukan yang paling mahal, tetapi menurut saya kualitasnya sama bagusnya," kata Parton.
Ia melanjutkan bulu mata palsu panjang yang menjadi ikonnya bahkan disesuaikan tergantung dengan tempat ia pergi atau hal yang dilakukan ketika harus tampil di layar kaca.
“Beberapa terlihat lebih baik di TV, dan beberapa terlihat lebih baik di atas panggung, tergantung apa yang anda inginkan. Jadi saya memakai panjang yang berbeda," ujarnya.
Menurut Parton, hal terpenting lainnya adalah mengetahui secara persis apa yang tidak disukai oleh dirinya. Misalnya, penggunaan eyeliner pada bulu mata yang sudah terpasang akan membuat matanya terlihat berat.
Dia juga mengetahui bahwa dirinya tidak selalu cocok mengenakan kostum atau pakaian yang rumit, sehingga harus menyesuaikan bra yang dipakai untuk mendukung setiap penampilannya.
Baca juga: Motley Crue gandeng Dolly Parton di versi baru lagu "Home Sweet Home"
Baginya, wewangian dari parfum pun dapat meninggalkan kesan yang mendalam dan mengabadikan sebuah momen penting.
“Saya menyemprotkan parfum di wig saya. Saya menyemprotkan di pergelangan tangan dan pakaian saya,” katanya. “Aroma dan suara meninggalkan jejak yang paling abadi," katanya.
Ia akan membuka kotak berisi barang-barang dari masa lalu dan mengenali parfum yang pernah ia pakai selama periode hidupnya itu.
“Itu membawa saya kembali ke suatu tempat. Aroma dapat membanjiri anda dengan kenangan baik dengan cara yang baik maupun buruk!" tambahnya.
Terakhir Parton menyampaikan bahwa penampilannya yang kerap menggunakan rambut besar, bulu mata panjang, kostum berkilauan dan sepatu hak tinggi bukanlah penyamaran. Melainkan mengekspresikan siapa dirinya yang sebenarnya.
“Jadilah dirimu sendiri, lakukan apa yang kamu lakukan, dan rasakan kenyamanan karenanya,” katanya.
Baca juga: Dolly Parton: Lebih baik mati di atas panggung daripada pensiun
Baca juga: Dolly Parton menderita luka ringan akibat kecelakaan
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































