Sigi (ANTARA) - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh proses pembelajaran di daerah tersebut berjalan lancar.
"Alhamdulillah semua perangkat sudah terkirim dan dimanfaatkan mulai dari laptop dan peralatan lainnya untuk pembelajaran, sehingga seluruh proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Menegah Pertama 22 Sigi ini dapat sesuai dengan harapan dan anak-anak semakin memiliki minat untuk mengikuti proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat," kata Saifullah Yusuf saat ditemui awak media di Sigi, Sulteng, Senin.
Ia mengapresiasi seluruh kepala sekolah, guru, dan wali asuh asrama di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 22 Sigi yang sudah menerapkan pembatasan dalam penggunaan smartphone selama berada di asrama.
"Dengan adanya pembatasan penggunaan smartphone ini dapat membuat anak-anak bisa membaca buku di taman dan perpustakaan saat mereka punya waktu luang," ucapnya.
Ia menuturkan Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah setempat terus bekerja sama untuk segera bisa menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi kendala dalam pengadaan lahan agar gedung sekolah rakyat permanen bisa segera dibangun di Kabupaten Sigi.
Baca juga: Mensos: Pembangunan SR di Kota Tangerang masih lengkapi administrasi
"Saat ini sekolah rintisannya sudah ada tapi gedung permanennya belum sempat dibangun, maka Kemensos sudah melakukan percepatan, semoga tahun ini pembangunan Sekolah Rakyat di Sigi bisa dimulai sehingga anak-anak di SRMP 22 Sigi bisa beralih ke gedung permanen," sebutnya.
Saifullah menyebutkan dengan adanya gedung permanen Sekolah Rakyat di Sigi maka ke depan bisa membuka penerimaan siswa baru untuk tahun ini, sebab kalau belum ada gedung maka akan kesulitan menerima siswa baru nantinya.
"Untuk perkembangan belajar mengajar di SRMP 22 Sigi cukup bagus, tinggal tantangannya segera menyelesaikan pembangunan gedung baru. Pada prinsipnya pemerintah berupaya tetap menerima siswa baru tahun ini di SRMP 22 Sigi," kata dia.
Menurut dia, kuota secara nasional penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia tahun ini mencapai 30 ribu siswa.
"Insya Allah tahun depan mencapai 60 ribu siswa dengan tingkatan SD, SMP dan SMA," ujarnya.
Diketahui rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sigi berlokasi di Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru dengan luas 8 hektare.
Pembangunan gedung sekolah rakyat tersebut mulai awal Juli 2026 mendatang.
Baca juga: Mensos: Perpustakaan di Sekolah Rakyat bisa diakses 24 Jam
Pewarta: Moh Salam
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































