Menko Polkam tegaskan tak ada penyekatan massa aksi di Jakarta

3 weeks ago 23

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan tidak ada kebijakan penyekatan terhadap masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di Jakarta.

"Penyekatan tuh tidak ada, ya. Masa penyekatan orang menyampaikan aspirasi disekat, tidak ada. Silakan datang. Mereka ada yang berangkat perorangan ada, terus bergabung di sini ada," kata Djamari usai olahraga jalan santai di Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk datang dan menyampaikan pendapatnya secara aman dan tertib.

Menurut Djamari, langkah yang dilakukan aparat bukanlah penyekatan, melainkan pengaturan lalu lintas untuk menjaga agar aktivitas masyarakat tetap berjalan di tengah berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi.

Djamari menekankan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga dua kepentingan sekaligus.

Di satu sisi, hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi harus tetap dihormati, sedangkan di sisi lain, masyarakat yang tidak mengikuti aksi juga harus mendapatkan perlindungan agar tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.

"Kalau misalnya ada pengaturan lalu lintas, itu memudahkan. Jangan sampai ada masyarakat kita yang menyampaikan aspirasinya, tapi juga yang tidak menyampaikannya juga harus kita lindungi supaya tetap lancar kebutuhan mereka. Jadi, berupaya sedemikian rupa kehidupan berjalan seperti biasa," jelas Djamari.

Baca juga: Menko Polkam: Aparat pantau pergerakan kelompok perusuh di Jakarta

Dia pun mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan adanya unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah wilayah.

Dia menilai penyampaian pendapat merupakan hal yang kerap terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berlebihan dalam menyikapi situasi tersebut.

“Mari kita sama-sama menjaga Jakarta tetap aman, negeri kita juga banyak. Jangan khawatir dengan jumlah itu karena setiap hari, unjuk rasa seperti di Indonesia banyak," ungkap Djamari.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.274 personel untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis.

"Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Kamis.

Penyampaian pendapat itu dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Gedung DPR/MPR, Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, dan Taman Pandang Silang Monas.

Polda Metro Jaya menempatkan personel sesuai dengan kebutuhan di setiap lokasi untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Baca juga: Ditlantas Polda Metro Jaya siapkan rekayasa lalu lintas di kawasan DPR

Baca juga: Polda Metro Jaya kerahkan 4.274 personel amankan aksi di DPR

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |