Mendag: Pemerintah jaga harga daging ayam agar dekati HAP konsumen

3 weeks ago 13

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah akan menjaga harga daging ayam agar tetap stabil dan mendekati harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen sebesar Rp40 ribu per kilogram.

Ia menyebut saat ini harga daging ayam ras rata-rata nasional per 26 Agustus 2026 berada di kisaran Rp41 ribu per kilogram atau berada di atas HAP.

"Rata-rata nasional itu per tanggal 26 itu Rp41 ribu. Memang ada di daerah tertentu lebih mahal, ada daerah tertentu yang lebih rendah, tapi harga rata-rata nasionalnya seperti itu," kata Budi di Jakarta, Kamis.

Budi menyampaikan pemerintah tidak menginginkan harga ayam ras berada jauh di bawah maupun di atas harga acuan. Menurutnya, harga yang terlalu rendah dapat mengganggu keberlanjutan usaha peternak karena tidak mampu menutup biaya produksi, termasuk pembelian pakan.

Baca juga: PIHPS: Harga cabai rawit Rp81.800/kg, telur ayam Rp28.860/kg

Lebih lanjut, ia mengatakan harga ayam ras sempat anjlok di sejumlah daerah hingga membuat pedagang di Yogyakarta dan Solo membagikan ayam kepada masyarakat.

"Sebelumnya kan harganya anjlok, ya kan teman-teman lihat misalnya di Jogja, di Solo sampai bagi-bagi ayam. Ketika harga di bawah harga acuan yang terlalu jauh dari Rp40 ribu, itu kan peternak tidak bisa berproduksi karena peternak harus beli pakan dan sebagainya," jelas Budi.

Budi menjelaskan HAP merupakan harga yang telah disepakati antara produsen dan pembeli dengan mempertimbangkan biaya produksi. Dengan harga tersebut, peternak diharapkan tetap dapat menjalankan usahanya, sementara konsumen memperoleh harga yang wajar.

Baca juga: Pemkab Temanggung jamin pasokan daging ayam lancar

Karena itu, Budi mengatakan pemerintah akan berkomunikasi dengan pelaku usaha agar harga ayam ras dapat kembali mendekati harga acuan.

Ia juga menegaskan pemerintah menginginkan harga ayam ras tetap berada dalam kondisi stabil dan terkendali, bukan sekadar menekan harga hingga serendah mungkin.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |