Kodam I/BB rampungkan jembatan bailey di Langkat penghubung antardesa

2 weeks ago 19
...Melalui Satgas Gulbencal kami terus hadir memberikan dukungan nyata guna memastikan konektivitas antarwilayah

Medan (ANTARA) - Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan merampungkan pembangunan jembatan bailey di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, guna menghubungkan antardesa di wilayah tersebut.

"Pembangunan jembatan bailey yang telah selesai itu menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang Langkat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Jumat.

Asrul mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan akses transportasi dan aktivitas warga pasca-bencana alam di daerah itu.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan secara intensif setiap hari yang juga melibatkan personel dari Yonzipur 1/DD, Yonzikon 14/SWS, Yonzipur 11/DW, serta didukung Babinsa Koramil 07/Stabat Kodim 0203/Langkat.

Baca juga: TNI siapkan pembangunan jembatan bailey dan gantung di Gayo Lues, Aceh

"Melalui Satgas Gulbencal, kami terus hadir memberikan dukungan nyata guna memastikan konektivitas antarwilayah kembali berjalan normal dan roda perekonomian masyarakat dapat pulih secara bertahap," tutur dia.

Kapendam mengatakan dalam mendukung kelancaran pekerjaan pembuatan jembatan bailey tersebut, Satgas Gulbencal Kodam I/BB mengerahkan berbagai material dan kendaraan di antaranya dump truck, kendaraan dinas, crane, yap crane, long kargo, serta material Jembatan Bailey tipe 2-1.

"Jembatan yang dibangun memiliki panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter, dilengkapi papan lantai, balok pengapit, plat lantai, serta dilakukan pengecatan rangka jembatan dengan warna merah putih," ucapnya.

Pada tahap akhir, kegiatan difokuskan pada pemasangan balok pengapit dan plat papan lantai, dilanjutkan dengan pengecatan panel kanan dan kiri jembatan serta pengelasan lantai plat.

"Hingga Kamis (22/1), pembangunan Jembatan bailey dinyatakan selesai 100 persen dan siap digunakan untuk mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan kedua desa," katanya.

Baca juga: Menteri PU percepat bangun jembatan permanen di Aceh pasca bencana

Baca juga: TNI ungkap pembangunan Jembatan Teupin Reudeup Aceh paling menantang

Baca juga: TNI berhasil sambungkan konektivitas jalan Malalak pascabencana banjir

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |