Kemenekraf dan BSSN kolaborasi dukung pengembangan industri kreatif

2 months ago 17

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mendukung pengembangan industri kreatif melalui upaya keamanan siber, pelindungan data, dan pemanfaatan tanda tangan elektronik.

Dalam pertemuan dengan Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi di Kantor BSSN, Jakarta, Rabu (12/11), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut kolaborasi dengan BSSN sebagai langkah penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Kami melihat program sertifikasi di BSSN sangat baik dan relevan. Ke depan, kami berharap dapat bekerja sama dalam beberapa inisiatif penguatan kapasitas dan perlindungan data pelaku industri kreatif," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Kamis.

Kemenekraf sedang berusaha memperkuat landasan regulasi ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

Dalam hal ini, kementerian telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan aturan tentang jaminan berbasis kekayaan intelektual dalam layanan kredit.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang para pelaku ekonomi kreatif dalam mengakses layanan pembiayaan dan menarik investor.

"Kami telah menerbitkan Peraturan Menteri terkait jasa penilai IP. Dengan ini, industri digital memiliki dasar hukum yang memungkinkan aset tak berwujud seperti konten kreatif dijadikan jaminan pinjaman maupun investasi," kata Teuku Riefky.

"Kami ingin memastikan agar industri digital memiliki instrumen yang diakui secara legal dan profesional dalam menilai nilai bisnis mereka," ia menambahkan.

Baca juga: Indonesia dan Inggris bekerja sama untuk perkuat keamanan siber

Kepala BSSN menyampaikan bahwa BSSN siap menindaklanjuti nota kesepahaman kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

"Kami siap menindaklanjuti MoU yang telah ditandatangani, terutama dalam pemanfaatan sertifikat elektronik dan perlindungan data. Dengan penerapan sertifikat elektronik, efisiensi yang dihasilkan mencapai nilai sekitar Rp2 triliun tahun ini," katanya.

Kemenekraf dan BSSN juga sepakat berkolaborasi untuk meningkatkan pelatihan keamanan siber dan mendukung pengembangan inovasi di bidang teknologi keamanan siber sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keamanan ekosistem digital nasional.

Baca juga: IdeaFest 2025 dorong inovasi industri kreatif

Baca juga: Pemerintah tingkatkan kemampuan promosi pegiat ekonomi kreatif

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |