Rybakina jumpa Zheng, Swiatek hadapi Kasatkina di 16 besar Qatar Open

2 hours ago 1
Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, karena dia memiliki kepercayaan diri dan saya baru mulai membangun permainan saya

Jakarta (ANTARA) - Elena Rybakina jumpa Zheng Qinwen, sementara Iga Swiatek akan menghadapi Daria Kasatkina pada babak 16 besar Qatar Total Energies Open 2026 di Doha, Rabu.

Bagi Rybakina, WTA 1000 Doha merupakan ajang pertamanya setelah mengangkat trofi Australian Open. Petenis nomor tiga dunia itu melewati laga pembukanya dengan kemenangan 6-2, 6-4 atas Wang Xinyu, yang juga menandai tonggak penting kemenangan pertandingan ke-400 dalam kariernya.

"Itu statistik yang bagus. Sudah banyak pertandingan yang dimainkan. Tapi ya, itu luar biasa. Saya senang bisa bermain lagi dan merasa bahagia. Saya menikmati setiap kali bermain di lapangan sekarang," ujar Rybakina, dikutip dari WTA, Rabu.

Baca juga: Tundukkan Sabalenka, Rybakina menangi gelar Australian Open pertamanya

Setelah tertinggal 4-2 di set kedua, Rybakina memenangi empat gim terakhir untuk menutup kemenangan atas Wang dalam waktu 1 jam 20 menit, mengamankan kemenangan dengan satu break servis terakhir.

Ini adalah kemenangan beruntun ketiga Rybakina dalam tiga pertemuan dengan Wang di WTA Tour, semuanya dalam straight set.

Unggulan kedua itu akan menghadapi Zheng di babak ketiga setelah peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mengalahkan petenis AS Alycia Parks.

Rybakina unggul 2-1 melawan Zheng, meskipun ia kalah dalam pertemuan terakhir mereka di WTA Finals 2024 dalam tiga set.

Setelah menang tiga set atas petenis Amerika Sofia Kenin di babak pertama, Zheng melanjutkan dengan kemenangan 7-6(4), 3-6, 6-2 atas Parks dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 48 menit.

Meskipun tampil kuat dalam pertandingan yang sangat menguras fisik, Zheng mengaku dalam kondisi fit setelah pertandingan.

"Saya merasa sama seperti kemarin ketika saya selesai. Siku saya tidak memburuk, jadi saya pikir itu kabar baik. Karena setelah pertandingan yang begitu panjang, terutama dua kali bermain tiga set, siku saya bisa tetap sehat dan saya cukup senang tentang itu," kata Zheng.

Baca juga: Sabalenka absen dari WTA 1000 Doha

Kondisi tersebut menggembirakan bagi mantan petenis peringkat empat dunia itu, saat ia bersiap untuk pertandingan babak ketiga yang penting melawan Rybakina. Ia berencana untuk memberikan intensitas maksimal.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, karena dia memiliki kepercayaan diri dan saya baru mulai membangun permainan saya," ujar Zheng.

"Tapi saya akan berjuang di setiap poin dan mari kita lihat apa yang terjadi di babak selanjutnya."

Sementara itu, unggulan teratas Iga Swiatek meraih kemenangan mudah dua set langsung atas petenis wild card Indonesia Janice Tjen untuk mencapai babak ketiga.

Bermain di pertandingan pertamanya sejak kekalahan perempat final dari Rybakina di Australian Open, Swiatek mendominasi set pertama, hanya kehilangan delapan poin dalam kemenangan 6-0.

Set kedua lebih kompetitif. Setelah kedua pemain saling membalas break di awal set, Swiatek mematahkan servis Janice di gim kedelapan dan mempertahankan servisnya untuk menutup kemenangan 6-0, 6-3 dalam waktu 1 jam 9 menit.

Baca juga: Janice Tjen dijegal No.2 dunia Swiatek pada babak kedua Qatar Open

"Selalu menyenangkan untuk memulai turnamen dengan cara yang solid dan saya siap untuk setiap pertandingan," kata Swiatek ketika ditanya tentang rentetan kemenangan di Doha.

"Saya pikir itulah alasannya. Saya tidak menganggap enteng apa pun, jadi bahkan babak pertama atau kedua, saya menganggapnya sebagai pertandingan yang sangat penting dan sebagai tantangan. Jadi saya siap sejak awal."

Swiatek selanjutnya akan menghadapi mantan pemain peringkat 10 besar Daria Kasatkina di babak 16 besar. Petenis Australia itu meraih kemenangan 6-4, 6-0 atas unggulan ke-16 Elise Mertens dari Belgia.

Swiatek unggul dalam rekor pertemuan 6-1 atas Kasatkina dan telah memenangi enam pertemuan terakhir mereka tanpa kehilangan satu set pun. Namun, ia tidak mau menganggap enteng pertandingan tersebut.

"Sejujurnya, saya mencoba untuk tidak memikirkan rekor pertemuan karena setiap pertandingan adalah cerita yang berbeda," kata Swiatek.

"Dia bisa datang ke pertandingan dengan perasaan bahwa dia tidak akan rugi apa pun. Ada berbagai cara pertandingan bisa berjalan, dan saya tidak akan mengatakan bahwa fokus pada hasil terakhir memberikan banyak keuntungan. Saya lebih suka tetap siap menghadapi tantangan dan tidak terlalu memikirkan hasil sebelumnya."

Baca juga: Janice Tjen kalahkan Haddad Maia untuk capai babak kedua Qatar Open

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |