Ombudsman: Fasilitas publik di Stasiun MRT Monas disiapkan dengan baik

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Ombudsman RI (ORI) menyampaikan perencanaan dan kesiapan fasilitas pelayanan publik di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Monas telah disiapkan dengan baik.

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih mengatakan berdasarkan hasil peninjauan, Kamis (5/2), pihaknya mendapatkan gambaran bahwa kesiapan dari aspek konstruksi maupun finalisasi rencana penyiapan seluruh fasilitas pendukung MRT tersebut telah direncanakan secara matang.

"Saya meyakini bahwa ketika MRT Tahap 2 beroperasi, standar pelayanan yang diterapkan akan memenuhi standar nasional maupun internasional, khususnya untuk transportasi bawah tanah," ujar Najih, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Dia menegaskan Ombudsman RI memberikan perhatian serius terhadap kesiapan fasilitas publik yang akan digunakan masyarakat ketika Stasiun MRT Monas mulai beroperasi.

Untuk itu, ORI melakukan peninjauan lapangan untuk melihat kesiapan konstruksi dan fasilitas yang akan disiapkan bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan mulai dari pintu masuk dan keluar, sistem keamanan, fasilitas kesehatan, toilet, hingga fasilitas bagi penyandang disabilitas serta sarana kebencanaan seperti antisipasi kebakaran dan gempa.

Sementara itu, Wakil Ketua Ombudsman RI Bobby Hamzar Rafinus menyoroti aspek pengembangan sumber daya manusia dalam pembangunan MRT Jakarta Tahap 2.

Menurutnya, keterlibatan tenaga kerja Indonesia yang semakin besar menjadi indikator positif dalam alih teknologi transportasi massal modern.

“Pembangunan MRT tahap kedua ini semakin banyak melibatkan tenaga kerja Indonesia. Ini menggembirakan karena ada alih pengetahuan dan kemampuan," ungkap Bobby.

Harapannya, kata dia, ke depan pembangunan MRT dapat sepenuhnya dilakukan oleh bangsa Indonesia sendiri.

Ia juga menyampaikan pembangunan terowongan MRT merupakan lompatan teknologi yang penting dan akan membawa kemajuan signifikan bagi sistem transportasi nasional, meskipun saat ini masih mendapat dukungan teknologi dari Jepang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi MRT Jakarta Risa Olivia menyampaikan harapannya agar pembangunan MRT Jakarta CP 201 Monas dapat berjalan lancar hingga tahap operasional.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar hingga dapat beroperasi untuk rute tahap 2A, termasuk Stasiun Monas dan dua stasiun lainnya, serta berkelanjutan hingga ke kawasan kota. Dukungan dari Ombudsman RI tentu sangat berarti bagi kelancaran proyek ini,” ujar Risa.

Adapun kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pembangunan dari aspek konstruksi sekaligus pemenuhan standar pelayanan publik bagi masyarakat.

Melalui kunjungan lapangan, Ombudsman RI menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis nasional agar tidak hanya berorientasi pada percepatan fisik, tetapi juga memastikan terpenuhinya standar pelayanan publik, keselamatan, aksesibilitas, dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: ORI: Meningkatnya layanan digital timbulkan malaadministasi jenis baru

Baca juga: ESDM Banten: Tambang ilegal Mancak tak penuhi kaidah keselamatan

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |