Kemendes siap fasilitasi pengembangan ekonomi kreatif desa lewat film

3 weeks ago 14
Sineas lokal di desa di seluruh Indonesia punya potensi, mengangkat kehidupan-kehidupan sosial di level desa, baik itu budaya, apapun di level desa. Itu diangkat melalui film pendek

Jakarta (ANTARA) - Direktur Penyerasian Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembagaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Dimposma Sihombing menyampaikan pihaknya siap memfasilitasi pengembangan ekonomi kreatif di desa melalui produksi film-film dari sineas di desa.

“Banyak sineas lokal, konten-konten kreator di level desa sangat potensial. Ini erat kaitannya dengan ekonomi kreatif, di situ ada,” kata Dimposma saat memberikan sambutan dalam Forum Diskusi Jambore Nasional Perfilman Desa 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta pada Kamis.

Lebih lanjut, Dimposma menyampaikan bahwa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melihat potensi besar yang dimiliki para pemuda-pemudi di desa dalam memproduksi film saat menyelenggarakan Festival Film Desa. Festival digelar untuk memperingati Hari Desa Nasional pada 15 Januari lalu. Menurutnya, para peserta yang mengikuti Festival Film Desa menunjukkan bahwa mereka mampu mengangkat potensi dan budaya serta gambaran kehidupan sosial di desa ke dalam film pendek.

“Sineas lokal di desa di seluruh Indonesia punya potensi, mengangkat kehidupan-kehidupan sosial di level desa, baik itu budaya, apapun di level desa. Itu diangkat melalui film pendek,” kata Dimposma.

Baca juga: Denny Sumargo akui andil istri pengaruhi karakternya di film Baby Udon

Selain itu, ia juga menyoroti antusias tinggi masyarakat desa dalam berkarya melalui film. Dimposma mengatakan antusiasme itu tampak dari banyaknya peserta yang mengikuti Festival Film Desa.

“Kita kemarin di tahun kemarin sudah melaksanakan Festival Film Desa. Itu sukses, antusias sekali, (jumlah peserta) yang mendaftar 400 hingga 500. Ternyata, sineas lokal itu antusias untuk menampilkan kehidupan-kehidupan sosial, budaya yang ada di level desa untuk difilmkan melalui video pendek,” kata dia.

Sejalan dengan itu, Kemendes PDT lantas ikut memfasilitasi penyelenggaraan Jambore Nasional Perfilman Desa 2026 ini.

Diketahui, Jambore Nasional Perfilman Desa 2026 merupakan kemah film pegiat perfilman desa dan pegiat desa yang ingin mengembangkan film sebagai bagian dari budaya desa untuk memajukan desa. Jambore itu diselenggarakan sejak 26 hingga 29 Agustus mendatang. Acara digelar secara langsung di Watu Gambir Park Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

Sejumlah kegiatan dihadirkan dalam jambore tersebut, seperti beragam lokakarya mulai dari lokakarya kamera ramah desa hingga lokakarya pengeditan film. Penyelenggaraan Jambore Nasional Perfilman Desa didukung oleh sejumlah pihak, seperti Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta lembaga perfilman.

Baca juga: Fanny Kondoh sisipkan pesan mengharukan tentang film "Baby Udon"

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |