Hotel di Bangkok manfaatkan bangunan bersejarah bekas kantor pabean

1 day ago 7

Jakarta (ANTARA) - Hotel yang memanfaatkan bangunan bersejarah custom house (kantor pabean) di Bangkok, Thailand, dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Desember 2026 setelah resmi membuka reservasi untuk tamu.​​​​​​

CEO Langham Hospitality Group Bob van den Oord dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan bangunan yang telah direstorasi akan menjadi pusat kawasan hotel yang dikelola dengan konsep memadukan pelestarian warisan sejarah dan fasilitas perhotelan modern.

"Selama beberapa generasi, Custom House telah menjadi pintu gerbang Thailand menuju dunia, dan kami bangga melihatnya bersiap untuk menyambut dunia kembali sebagai bagian dari The Langham, Custom House, Bangkok," kata van den Oord.

Baca juga: Jack's Club pertama di resort hadir di Bali, menampilkan live jazz serta pengalaman yang elegan di The St. Regis Bar Bali

Bangunan kantor pabean itu didirikan pada 1888 pada masa pemerintahan Raja Rama V dan berfungsi sebagai gerbang perdagangan Thailand dengan dunia internasional. Proyek hotel mempertahankan bangunan bersejarah tersebut sebagai area publik, sementara 75 kamar hotel dibangun melalui penambahan struktur baru yang berdampingan.

Bangunan baru yang menampung 60 kamar dan 15 suite itu dirancang oleh arsitek Thailand Smith Obayawat dengan bentuk melengkung yang terinspirasi aliran Sungai Chao Phraya. Pendekatan tersebut dipilih untuk melengkapi bangunan bersejarah tanpa merekonstruksi bentuk kompleks seperti semula.

Interior hotel mengadopsi unsur budaya Thailand melalui penggunaan motif geometris yang terinspirasi arsitektur tradisional, pencahayaan dekoratif bernuansa simbol kerajaan, serta elemen desain yang merujuk pada era pemerintahan Raja Rama V. Selain akomodasi, hotel juga akan dilengkapi fasilitas spa, pusat kebugaran, serta area kuliner yang memanfaatkan bangunan bersejarah hasil restorasi sebagai ruang publik bagi tamu dan pengunjung.

Lokasinya berada di Distrik Bang Rak, di tepi Sungai Chao Phraya, dengan akses menuju sejumlah destinasi wisata di Bangkok, seperti Asiatique The Riverfront, ICONSIAM, Chinatown, dan kawasan kreatif Charoen Krung. Hotel tersebut dikelola oleh Langham Hospitality Group, operator perhotelan yang mengelola sejumlah merek hotel dan resor di Asia, Eropa, Amerika Utara, Australasia, dan Timur Tengah.

Baca juga: BP BUMN-InJourney perkuat daya saing industri perhotelan nasional

Baca juga: Kunjungi Prambanan Jazz 2026 lebih hemat dengan promo hotel dan kuliner dari BRImo

Baca juga: Pemprov DKI gandeng hotel bidik wisata kebugaran

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |