Gubernur Sumut dukung Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumut 2026

4 hours ago 2
menjadi wadah pembinaan generasi muda yang kreatif, mandiri, berkarakter

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendukung pelaksanaan Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumut 2026, di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada 8–12 Juli mendatang.

"Kegiatan ini diperkirakan diikuti ribuan peserta, dan pengunjung dari berbagai daerah di Sumut," ucap Bobby yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumut usai menerima pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumut di Medan, Rabu.

Gubernur mengapresiasi atas inovasi dilakukan oleh Kwarda Sumut menggabungkan nilai-nilai dasar kepramukaan merupakan prinsip-prinsip dengan perkembangan teknologi.

Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumut diikuti Pramuka tingkat Penggalang berusia 11–15 tahun dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

"Ini penting agar anak-anak tetap hidup dengan nilai-nilai kepramukaan, namun tidak merasa kembali ke masa lalu," ujar Bobby.

Baca juga: Gubernur Bobby minta Pramuka ikut bantu pemberantasan narkoba di Sumut

Baca juga: Gubenur lepas Kontingen Pramuka Sumut ikuti Jambore Dunia di Korsel

Menurut Gubernur, pendekatan tersebut dapat menjadi sarana efektif untuk menarik minat generasi muda memandang Pramuka sebagai kegiatan kurang relevan dengan perkembangan zaman.

"Banyak yang menganggap ikut Pramuka hanya cocok bagi mereka yang ingin menjadi anggota Mapala (mahasiswa pencinta alam) atau kuliah di Fakultas Kehutanan. Padahal dari Pramuka banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh," kata dia.

Bobby juga menilai berbagai keterampilan diajarkan dalam kepramukaan, seperti kemampuan bertahan hidup di alam, mendirikan tenda hingga kepedulian sosial memberikan manfaat besar pada kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan jambore tidak membebani peserta dengan pungutan biaya tambahan, karena konsep itu berpotensi menjadi percontohan bagi pelaksanaan jambore di daerah lain di Indonesia.

Kwarda Sumut juga menggandeng berbagai pihak terkait, termasuk instansi di bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba untuk memberikan edukasi kepada peserta melalui aktivitas praktik langsung, dan bukan hanya penyampaian materi secara teoritis.

"Jambore ini diharapkan momentum pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, terampil, adaptif terhadap teknologi, memiliki kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan yang kuat," tutur Bobby.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Dikky Anugerah Panjaitan mengatakan, Jamda XI tidak hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, penyelenggaraan jambore daerah tahun ini dikemas secara modern melalui enam zona utama, yakni zona integritas, zona teknologi, zona outdoor activity, zona keterampilan, zona permainan, dan zona penanggulangan bencana.

Pihaknya berharap Kamabida Gerakan Pramuka Sumut dapat hadir bersama para peserta dalam kegiatan api unggun, dan rangkaian acara jambore lainnya.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang kreatif, mandiri, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tutur Dikky.

Baca juga: Gudep Pramuka KBRI KL adakan giat perkemahan persiapan Jamnas XII

Baca juga: Pramuka Jatim siap renovasi 403 rumah tidak layak huni warga Kediri

Baca juga: Pramuka bersama HKTI bangun kekuatan pangan lewat tanam kedelai

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |