Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menawarkan Kota Bandung sebagai salah satu lokasi pembangunan Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) kepada pemerintah pusat.
Farhan mengatakan gagasan tersebut merupakan bagian dari visinya menjadikan Kota Bandung sebagai pusat teknologi (technology hub) sekaligus pusat keuangan (financial hub).
“Jadi saya pengen jualan nih ke Pak Purbaya, Pak Rosan di Danantara, Pak Presiden, Bandung itu pas banget kalau dijadikan sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII),” kata Farhan di Bandung, Rabu.
Menurutnya, Bandung memiliki sejumlah potensi untuk dikembangkan sebagai pusat finansial, salah satunya melalui pembangunan pusat data (data center) yang menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem teknologi dan keuangan.
Farhan menilai kondisi geografis Kota Bandung yang relatif sejuk dapat menjadi salah satu keunggulan dalam pengembangan data center, terutama untuk menekan kebutuhan energi pendinginan.
“Kalau sampai membangun data center di Kota Bandung, itu biaya listriknya rata-rata akan lebih rendah karena udara di Kota Bandung lebih sejuk,” katanya.
Selain itu, Farhan menyebut ketersediaan energi menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan PFII di Kota Bandung.
Menurutnya dalam tiga tahun ke depan Kota Bandung akan mendapatkan tambahan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Legok Nangka.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana lokasi Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang akan dikembangkan di Jakarta dan Bali.
Prabowo mengatakan Jakarta akan menjadi lokasi awal PFII dan pemerintah juga menyiapkan Bali sebagai lokasi pengembangan berikutnya, dengan peluang membuka kawasan serupa di daerah lain yang dinilai menarik bagi investor dan dana-dana besar dari luar negeri.
Baca juga: Prabowo umumkan Jakarta dan Bali jadi lokasi PFII
Baca juga: Wamenkeu nilai PFII di Bali buka peluang baru selain pariwisata
Baca juga: Rosan: Di masa transisi PFII berpotensi beroperasi di Jakarta
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































