Dinkes: Sebagian siswa SMA 2 Kudus yang dirawat inap sudah sembuh

4 days ago 5

Kudus (ANTARA) - Kondisi kesehatan sebagian siswa SMA 2 Kudus yang sebelumnya menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit karena dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai membaik dan diperbolehkan pulang.

"Pada 29 Januari 2026 tercatat 47 siswa yang rawat inap, sedangkan hari ini berkurang menjadi tinggal 21 anak," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nuryanto di Kudus, Sabtu.

Ia mengungkapkan, pada Jumat (30/1) masih tercatat 31 siswa yang dirawat, kemudian hari ini (31/1) berkurang menjadi tinggal 21 siswa.

Awalnya jumlah siswa SMA 2 Negeri Kudus yang menjalani perawatan medis dan harus dirujuk ke rumah sakit sebanyak 131 siswa. Kemudian ada yang harus menjalani rawat inap.

Rumah sakit yang menjadi rujukan para siswa yang mengalami gejala mual, muntah, dan kepala pusing setelah menyantap menu MBG tersebut mulai dari RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam, RS Aisyiyah, dan RS Sarkies Aisyiyah.

Sementara 31 siswa yang saat ini masih menjalani rawat inap tersebar di sejumlah rumah sakit, yakni di RSUD dr Loekmono Hadi, RSI, RS Mardi Rahayu, RS SArkies, RS Aisyiyah, RS KUmala Siwi, RS Kartika Husada, dan RS Nurussyifa.

Ketika seratusan siswa diduga keracunan pada Kamis (29/1), Pemkab Kudus bersama TNI/Polri bergerak cepat melakukan penanganan dengan mengerahkan semua armada ambulans menuju SMA 2 Negeri Kudus untuk membantu pengiriman ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: Satgas MBG Kudus minta SPPG jaga higienitas dan ketepatan pengantaran
Baca juga: Puluhan siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan MBG jalani rawat inap

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |