Kebun Raya Bogor jadi model wisata konservasi perkotaan di ASEAN

2 hours ago 1

Kota Bogor (ANTARA) - Kebun Raya Bogor meraih penghargaan internasional dalam ASEAN Tourism Awards 2026, karena dinilai sebagai model wisata konservasi perkotaan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Penghargaan tersebut diterima oleh PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku pengelola layanan pariwisata Kebun Raya Bogor, yang bermitra dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan kebun raya sejak 2020.

Direktur PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Rabu, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi dan pariwisata di Kebun Raya Bogor.

“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan sesuai standar internasional,” kata Marga.

Penghargaan tersebut diraih dalam kategori ASEAN Sustainable Tourism Award – Urban Category pada ajang ASEAN Tourism Awards yang merupakan rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 di Cebu, Filipina, 30 Januari 2026.

Pengakuan internasional ini diberikan setelah melalui proses kurasi ketat yang menilai efektivitas pengelolaan lingkungan, keberlanjutan kawasan, keterlibatan masyarakat, serta keberhasilan integrasi konservasi keanekaragaman hayati dengan layanan pariwisata di kawasan perkotaan.

ASEAN Tourism Awards merupakan program standarisasi destinasi pariwisata negara anggota ASEAN yang menitikberatkan pada prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan kualitas layanan. Program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat posisi ASEAN sebagai kawasan tujuan wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Keberhasilan Kebun Raya Bogor dinilai memperkuat citra pariwisata Indonesia di tingkat regional, khususnya dalam pengembangan green tourism berbasis riset dan konservasi di wilayah perkotaan.

Dengan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan dan luas kawasan mencapai 87 hektare di pusat Kota Bogor, Kebun Raya Bogor menjadi contoh bahwa fungsi konservasi, penelitian botani, dan pelayanan publik dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan.

Didirikan pada 1817, Kebun Raya Bogor merupakan kebun raya tertua di Asia Tenggara yang kini bertransformasi menjadi ikon wisata edukasi dan konservasi, sekaligus rujukan pengelolaan destinasi hijau perkotaan di kawasan ASEAN.

Baca juga: Anggrek Jakob Oetama hadir di Kebun Raya Bogor

Baca juga: Kebun Raya Bogor gelar lomba lukis bagi anak down syndrome

Baca juga: Kebun Raya Bogor resmikan Rumah Kaca Hoya dalam peringatan HUT ke-208

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |