Purbaya ingin tarik PNM dari BRI ke Kemenkeu

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ingin menarik anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI), yakni PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, agar beralih ke bawah naungan Kementerian Keuangan.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu, Purbaya mengaku tengah berdiskusi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait keinginannya tersebut.

“Kami sedang diskusi dan menanyakan ini ke Danantara, apakah mereka bisa jual salah satu unitnya atau tidak. Daripada saya tugaskan ke BRI dan hasilnya kadang nggak jelas, lebih baik saya ambil alih dan saya langsung yang tanggung jawab,” kata Purbaya.

Dia menjelaskan usulannya itu mempertimbangkan efektivitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mengoptimalkan subsidi bunga.

Menurut Purbaya, Kemenkeu tiap tahunnya mengucurkan anggaran hingga Rp40 triliun untuk membayar subsidi bunga KUR. Bila PNM langsung di bawah naungannya, ia yakin dana tersebut bisa dikelola menjadi modal kerja yang lebih produktif.

“Jadi rencana saya akan pakai itu (PNM) kalau dikasih sebagai penyalur KUR yang betul-betul program pemerintah,” jelas Purbaya.

Selain itu, dia juga meyakini mengambil alih PNM menjadi opsi yang paling efisien.

Sebab, PNM dinilai telah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai dalam pendampingan nasabah mikro. Oleh karena itu, dia berpendapat, opsi ini lebih menguntungkan dibandingkan membuat special mission vehicle (SMV) baru di bawah Kemenkeu.

Purbaya pun menyiapkan rencana menukar PNM dengan aset milik kementerian sebagai modal negosiasi dengan Danantara, mengingat hingga sejauh ini diskusi antarkedua pihak masih belum memberikan hasil.

Adapun aset kementerian yang siap dia tukar adalah PT Geo Dipa Energi.

“Kalau perlu saya tukar dengan Geo Dipa. Saya punya kan perusahaan Geo Dipa itu yang geothermal. Saya mau tukar tadinya sama mereka. Belum ada penawaran, sedang dihitung. Tapi masih diskusi ya, belum pasti nih,” ujarnya.

Baca juga: PNM layani 22,9 juta nasabah di lebih dari 60 ribu desa

Baca juga: PNM buktikan pemberdayaan buka jalan kesejahteraan masyarakat pesisir

Baca juga: Penerimaan negara Januari capai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |