Bupati: Jambore Koperasi perkuat kemitraan KDKMP di Tangerang

5 hours ago 2

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Jambore Koperasi menjadi forum untuk memperkuat kemitraan antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), koperasi yang telah berkembang, dan pelaku UMKM guna memperluas akses pasar serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Tangerang, Jumat, mengatakan kolaborasi antara koperasi yang telah berkembang dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha di tingkat daerah, memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kolaborasi koperasi dan UMKM ini merupakan upaya memutar roda perekonomian sehingga pada akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang," katanya.

Menurut dia, penguatan jejaring antarpelaku ekonomi menjadi semakin penting di tengah upaya pemerintah mendorong koperasi sebagai penggerak ekonomi berbasis masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat rantai pasok lokal, memperbesar peluang kemitraan usaha, hingga membuka ruang bagi lahirnya usaha-usaha baru yang lebih kompetitif.

Sebanyak 350 peserta mengikuti Jambore Koperasi yang berlangsung pada 23-24 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Kitribhakti, Kecamatan Curug. Peserta berasal dari koperasi yang telah beroperasi, KDKMP, serta berbagai pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

Maesyal mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar menjadi peringatan Harkopnas, melainkan forum penguatan kapasitas kelembagaan koperasi sekaligus mempertemukan koperasi dengan pelaku UMKM agar dapat membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

"Jambore Koperasi Tingkat Kabupaten Tangerang ini kita rancang agar koperasi yang existing maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat saling berkolaborasi," ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan KDKMP bersama UMKM menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang semakin produktif. Melalui kolaborasi tersebut, pelaku usaha tidak hanya memperoleh peluang melakukan transaksi secara langsung, tetapi juga memperluas jaringan pemasaran, berbagi pengalaman usaha, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Selama jambore, para peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan koperasi modern, pengembangan UMKM, penguatan kemandirian usaha, hingga pembentukan wirausaha baru yang diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia penggerak ekonomi kerakyatan.

"Koperasi dan UMKM berjalan seiring seirama. Selama jambore mereka juga menerima pencerahan dari berbagai narasumber tentang perkoperasian, UMKM, kemandirian hingga pembentukan wirausaha baru," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Anna Ratna Maemunah mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana transfer pengetahuan antara pengurus koperasi yang telah mapan dengan pengurus KDKMP yang baru terbentuk sehingga mampu mempercepat penguatan tata kelola dan pengembangan usaha.

Selain memperkuat kapasitas kelembagaan, pihaknya juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan gerakan koperasi kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan kalangan Generasi Z dan milenial.

Menurut dia, keterlibatan generasi muda penting untuk memastikan regenerasi pelaku koperasi sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan usaha berbasis koperasi di masa depan.

"Tujuannya sebagai ajang silaturahim dan sharing wawasan maupun pengalaman antara koperasi existing dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Kami juga berupaya mensosialisasikan perkoperasian kepada Gen Z," ujar Anna.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |