BPBD NTB muat aspek tangguh bencana dalam rekonstruksi Dusun Adat Sade

3 weeks ago 33
Ke depannya ada banyak perbaikan. Saat ini baru tahap tanggap darurat, kemudian nanti berlanjut ke rencana rehabilitasi dan rekonstruksi

Mataram (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan aspek ketangguhan bencana menjadi bagian penting dalam rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan rumah warga di Dusun Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala BPBD NTB Sadimin mengatakan penanganan kebakaran Dusun Adat Sade saat ini masih berada dalam tahap tanggap darurat.

"Ke depannya ada banyak perbaikan. Saat ini baru tahap tanggap darurat, kemudian nanti berlanjut ke rencana rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Sadimin di Mataram, Jumat.

Sadimin menuturkan rekonstruksi tidak hanya diarahkan untuk membangun kembali rumah-rumah adat yang terdampak kebakaran, tetapi sekaligus menata kawasan agar lebih aman dan memiliki kesiapsiagaan lebih baik dalam menghadapi potensi bencana.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah akses kendaraan pemadam kebakaran ke kawasan permukiman adat yang selama ini menjadi kendala ketika terjadi kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Sade: NTB dorong kampung adat punya sistem mitigasi bencana

BPBD NTB menyebut nilai kerugian akibat kebakaran diproyeksikan mencapai hampir Rp34 miliar. Dalam proses pemulihan, penanganan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga kemungkinan pemerintah pusat.

Tim rehabilitasi dan rekonstruksi dari sejumlah perguruan tinggi juga telah datang untuk membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan pemulihan kawasan terdampak.

"Momentum pemulihan diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk menata kawasan rumah adat Sade agar lebih aman dan tangguh terhadap bencana," kata Sadimin.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya Kampung Adat Sade mengalami kebakaran sekitar pukul 22.00 WITA pada 22 Agustus 2026.

Baca juga: Pemerintah siapkan rencana pemulihan Desa Adat Sade di Lombok Tengah

Sejumlah saksi mata menceritakan api pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah permukiman adat tersebut. Api kemudian merembet ke sejumlah rumah lainnya yang sebagian besar menggunakan bahan mudah terbakar, seperti kayu, bambu, dan ilalang.

Dusun Adat Sade merupakan salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok yang telah ada sejak abad ke-16 dan telah diwariskan selama 15 generasi.

Di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara, kampung itu terkenal sebagai destinasi budaya yang kental dalam upaya mempertahankan berbagai tradisi adat Suku Sasak.

Baca juga: Desa Adat Sade, sebelum dan sesudah api

Pewarta: Sugiharto Purnama dan Fitrah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |