BNPB pastikan EWS tsunami di Lombok Tengah tetap berfungsi normal

3 months ago 33
...Sistem itu tetap dilakukan uji coba satu kali sebulan sebagai langkah antisipasi

Lombok Tengah (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan alat sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) potensi ancaman tsunami yang dipasang di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berfungsi dengan normal.

"Kami telah melakukan intervensi dengan memasang alat serine tsunami di wilayah yang dekat dengan pantai untuk mengantisipasi dampak potensi bencana alam di Lombok Tengah khususnya," kata Direktur Peringatan Dini Bencana pada BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan Indonesia merupakan wilayah rawan bencana banjir, tanah longsor, tsunami dan gempa bumi, sehingga harus dilakukan beberapa langkah antisipasi dampak potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

"Namanya potensi itu tidak bisa diprediksi kapan terjadi. Tapi harus dilakukan langkah antisipasi sejak dini," katanya.

Baca juga: Sistem deteksi tsunami RI bekerja efektif respons gempa Laut Filipina

Oleh karena itu, dengan adanya alat sistem sirene tersebut diharapkan dapat mengurangi resiko dampak bencana alam yang dapat ditimbulkan.

"Minimal dapat mengurangi angka kematian dan kerusakan dari langkah mitigasi yang disiapkan," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf mengatakan BNPB telah memasang EWS peringatan tsunami di wilayah selatan Lombok Tengah seperti Desa Mertak, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Selong Belanak.

"Ada tiga titik yang dipasang di wilayah pesisir pantai selatan Lombok Tengah," katanya.

Baca juga: RI perkuat sistem peringatan dini gempa dengan teknologi canggih

Baca juga: Kepala BRIN sebut alat deteksi dini tsunami InaBuoy tidak efektif

Ia mengatakan alat yang telah dipasang ini tetap dilakukan pengetesan setiap satu kali dalam sebulan, sehingga sistem tersebut dapat dipastikan berfungsi dengan normal jika terjadi bencana alam.

"Sistem itu tetap dilakukan uji coba satu kali sebulan sebagai langkah antisipasi," katanya.

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |