Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Medrilzam mengatakan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) Tahun 2025-2029 merupakan kompas pembangunan jangka menengah wilayah Papua untuk percepatan pembangunan.
“Acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan awareness kita semua terkait potensi pembangunan wilayah Papua serta harapan kami ini juga merupakan perwujudan inisiasi kolaborasi nyata antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholders pembangunan dalam percepatan pembangunan di Papua,” katanya dalam peluncuran RAPPP Tahun 2025-2029 di Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut, dia menerangkan peluncuran ini menjadi babak baru pembangunan di Papua yang merupakan pengejawantahan untuk implementasi dari Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) yang sudah diluncurkan pada periode pemerintahan sebelumnya.
Medrilzam menyampaikan bahwa RAPPP 2025-2029 bagian dari tahapan kedua pelaksanaan RIPPP 2022-2041.
Baca juga: Prabowo kumpulkan kepala daerah se-Papua bahas percepatan pembangunan
Sesuai amanah RIPPP, penyusunan RAPPP dikoordinasikan oleh Bappenas dengan melibatkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Sekretariat Wakil Presiden, Kementerian/Lembaga Teknis, pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, serta kota.
Kemudian juga melibatkan anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) perwakilan provinsi, tokoh adat agama, tokoh perempuan dan pemuda, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta berbagai mitra pembangunan.
“Prosesnya ini cukup panjang, dimulai pada bulan Desember 2023 hingga akhirnya kita bisa finalkan pada bulan Oktober 2025,” ungkap dia.
“Jadi, memang agak panjang sekali prosesnya, dan tentunya ini usaha kita bersama semua untuk mewujudkan bagaimana agar kita bisa lebih sinkron dalam merencanakan pembangunan Papua untuk masa depan, sehingga kita juga bisa nanti berkolaborasi satu sama lain, saling memperkuat, dan juga saling membantu,” ujar Medrilzam.
RAPPP tahun 2025-2029 telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 107 tahun 2025 tentang RAPPP 2025-2029.
Secara ringkas, ada 19 program prioritas yang disepakati di dalam RAPPP 2025-2029 untuk mendukung Papua sehat, cerdas, dan produktif.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































