ASEAN perkuat ketahanan kesehatan hadapi pandemi masa depan

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Negara-negara ASEAN menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan sistem kesehatan regional melalui peningkatan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons terhadap darurat kesehatan serta pandemi di masa depan.

"Kami menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat arsitektur keamanan kesehatan regional dan membangun sistem kesehatan yang tangguh, berkelanjutan, adil, dan berpusat pada masyarakat," demikian menurut komunike bersama yang diadopsi para Menteri Luar Negeri ASEAN, sebagaimana dikutip dari situs resmi ASEAN 2026, Jumat.

Para menteri mendesak penyelesaian Perjanjian Pendirian Pusat ASEAN untuk Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular (ACPHEED) guna memperkuat upaya pencegahan, kesiapan, deteksi, dan respons terhadap keadaan darurat kesehatan masyarakat dan penyakit menular.

ASEAN menggarisbawahi pentingnya mengimplementasikan komitmen kolektif dan memperkuat kerja sama lintas sektor yang bertujuan untuk memajukan Komunitas ASEAN yang lebih sehat, tangguh, dan inklusif.

Komitmen tersebut meliputi penanganan semua bentuk malnutrisi, promosi reformulasi dan produksi pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat, pengaturan penjualan dan penggunaan rokok elektronik (ENDS/ENNDS) serta penguatan keamanan dan kemandirian vaksin, terapi, dan alat diagnostik.

Selain itu, ASEAN berkomitmen memperkuat sistem kesehatan yang tangguh melalui peningkatan biosekuriti dan biokeamanan, pendekatan One Health, percepatan transformasi kesehatan digital, penggunaan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab serta peningkatan kapasitas dalam menghadapi bencana dan wabah penyakit.

Lebih lanjut, ASEAN juga menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan penyakit, penanganan penyakit menular dan tidak menular, promosi kesehatan mental, penguatan tenaga kesehatan dan pengembangan sistem layanan kesehatan dan sosial yang terintegrasi guna mendukung penuaan yang sehat, inklusi penyandang disabilitas, dan kesejahteraan kelompok rentan di kawasan.

Baca juga: UI dorong harmonisasi regulasi alat kesehatan di kawasan ASEAN

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |