Semarang (ANTARA) - Sebanyak 707 pemudik beserta 261 sepeda motor yang diangkut menggunakan KRI Banda Aceh dari Jakarta tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu.
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Kolonel Sabprowanto mengatakan para pemudik yang tiba di Semarang tersebut merupakan bagian dari 1.447 penumpang yang diangkut kapal perang itu dari Jakarta.
Sisa pemudik, lanjut dia, akan kembali melanjutkan perjalanan dengan KRI Banda Aceh menuju Surabaya.
Menurut dia, program mudik gratis dengan kapal perang tersebut sangat bermanfaat bagi pemudik bersepeda motor maupun yang bukan.
"Bagi pemudik yang tidak membawa kendaraan kami juga menyediakan fasilitas lanjutan," katanya.
TNI, kata dia, menyediakan bus untuk mengangkut pemudik yang tidak membawa kendaraan bermotor jika akan ke stasiun atau terminal untuk melanjutkan perjalanan.
Sementara Penjabat Sekda Kota Semarang Budi Prakoso mengatakan mudik menggunakan kapal perang merupakan bentuk sinergi berbagai unsur dalam melayani masyarakat menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi seluruh unsur di daerah dalam melayani masyarakat. Ia mengharapkan kemudahan pelayanan tersebut memberi kemudahan bagi pemudik dalam melakukan perjalanan pulang ke kampung halamannya.
Ia menambahkan sebagian besar pemudik kapal perang tersebut masih akan melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Kota Semarang, bahkan wilayah Solo.
Layanan mudik kapal.perang akan kembali dibuka saat arus balik pada 25 Maret 2026 dari Semarang menuju Jakarta.
Baca juga: TNI AL kerahkan KRI untuk mudik respons kebutuhan transportasi
Baca juga: TNI AL berangkatkan 1.200 pemudik ke Babel dengan KRI Semarang
Baca juga: TNI AL buka layanan mudik gratis ke Bangka Belitung pakai kapal perang
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































