Program diskon transportasi 30 persen dari Pemerintah melalui DJKA Kemenhub telah dimanfaatkan 701.965 pelanggan atau 59,76 persen dari kapasitas yang disediakan
Jakarta (ANTARA) - Masa liburan sekolah selalu membawa cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Ada anak yang akhirnya pulang bertemu orang tua, keluarga yang merencanakan perjalanan bersama setelah lama menabung waktu, hingga warga yang memanfaatkan libur sekolah untuk mengunjungi saudara, berwisata, atau menggerakkan usaha kecil di daerah tujuan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat program diskon transportasi 30 persen dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan masih dapat dimanfaatkan masyarakat untuk periode keberangkatan 20 Juni s.d. 5 Juli 2026.
Berdasarkan data per 23 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, dari total kapasitas kumulatif 1.174.624 tempat duduk, sebanyak 701.965 tiket telah dipesan atau 59,76 persen. Dengan demikian, masih tersedia 472.659 tempat duduk bagi masyarakat yang ingin bepergian pada masa liburan sekolah.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, program diskon transportasi ini menjadi dukungan penting bagi masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan liburan sekolah dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Angka 701.965 pelanggan ini bukan angka kosong. Di dalamnya ada cerita anak yang pulang memeluk orang tua, keluarga yang akhirnya bisa berangkat bersama, pelajar yang mengisi masa libur, dan masyarakat yang terbantu untuk bergerak dengan biaya lebih ringan. KAI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah melalui DJKA Kemenhub karena program ini dapat langsung dirasakan pelanggan,” ujar Anne.
Berdasarkan tanggal keberangkatan, volume pemesanan tertinggi terjadi pada 21 Juni 2026 sebanyak 82.062 pelanggan, disusul 20 Juni 2026 sebanyak 77.505 pelanggan, 22 Juni 2026 sebanyak 73.210 pelanggan, dan 23 Juni 2026 sebanyak 60.582 pelanggan. Pada periode setelahnya, pemesanan juga masih terus bergerak, termasuk untuk keberangkatan 26 Juni 2026 sebanyak 50.467 pelanggan dan 28 Juni 2026 sebanyak 48.786 pelanggan.
Dari sisi stasiun keberangkatan, lima stasiun dengan volume tertinggi yaitu Pasarsenen sebanyak 91.651 pelanggan, Yogyakarta 50.107 pelanggan, Semarang Tawang 32.251 pelanggan, Lempuyangan 29.669 pelanggan, dan Bekasi 27.251 pelanggan. Sementara itu, lima stasiun tujuan tertinggi yaitu Pasarsenen sebanyak 84.501 pelanggan, Yogyakarta 55.554 pelanggan, Semarang Tawang 31.348 pelanggan, Bekasi 28.198 pelanggan, dan Lempuyangan 28.020 pelanggan.
Relasi dengan volume tertinggi pada program ini yaitu Lempuyangan–Pasarsenen sebanyak 13.115 pelanggan, Pasarsenen–Lempuyangan 12.735 pelanggan, Pasarsenen–Yogyakarta 11.337 pelanggan, Sukabumi–Bogor Paledang 8.143 pelanggan, serta Bogor Paledang–Sukabumi 8.095 pelanggan.
Adapun kereta api dengan volume tertinggi selama periode program yaitu KA Joglosemarkerto sebanyak 35.178 pelanggan, KA Ambarawa Ekspres 28.846 pelanggan, KA Pangrango 28.500 pelanggan, KA Sawunggalih 27.393 pelanggan, dan KA Majapahit 20.094 pelanggan.
Anne menjelaskan, perjalanan kereta api pada masa liburan sekolah memiliki dampak yang lebih luas selain perpindahan pelanggan dari satu kota ke kota lain. Setiap keberangkatan membawa pergerakan ekonomi di sekitar stasiun, mulai dari angkutan lanjutan, pedagang makanan, penginapan, pelaku wisata, hingga UMKM lokal yang menerima manfaat dari meningkatnya kunjungan masyarakat.
“Ketika satu keluarga turun di stasiun tujuan, aktivitas ekonomi ikut tumbuh. Ada kendaraan lanjutan yang digunakan, makanan yang dibeli, oleh-oleh yang dibawa pulang, dan tempat wisata yang dikunjungi. Di sanalah kereta api mengambil peran sebagai penghubung antara perjalanan keluarga dan denyut ekonomi masyarakat,” kata Anne.
KAI mengajak masyarakat yang belum memiliki rencana perjalanan untuk segera memanfaatkan sisa ketersediaan tiket diskon tersebut selama kuota masih tersedia. Pelanggan dapat mengecek jadwal, relasi, dan ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.
Anne juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, memastikan data tiket sesuai identitas, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.
“Liburan sekolah selalu menjadi ruang untuk menciptakan kenangan. KAI ingin setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan memberi manfaat sampai ke masyarakat sekitar stasiun. Selama tiket masih tersedia, mari rencanakan perjalanan lebih awal dan manfaatkan program diskon ini dengan bijak,” tutup Anne.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































