Gayo Lues, Aceh (ANTARA) - Masyarakat Kampung Uyem Beriring dan Kampung Pasir, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh berharap adanya bantuan alat berat untuk memperbaiki satu-satunya akses jalan menuju wilayah tersebut dalam rangka mempermudah kegiatan masyarakat sehari-hari.
Kedua kampung tersebut menjadi wilayah yang minim akses, setelah sebelumnya dihantam banjir bandang dan tanah longsor pada akhir 2025 lalu.
Sekretaris Desa Pasir, Syafii ditemui di Gayo Lues, Selasa menyebutkan alat berat dibutuhkan untuk memperbaiki satu-satunya akses jalan menuju wilayah tersebut, yang tertimpa reruntuhan tebing.
"Yang menetap di sana kurang lebih 320 KK, lebih kurang 1.000 jiwa," katanya kepada ANTARA.
Syafii menjelaskan akses jalan tersebut dibutuhkan masyarakat untuk menuju ke pusat pelayanan kesehatan, sekolah, hingga akses menuju berbagai lokasi kebun dan sawah milik warga.
Sebuah mobil melintasi salah satu titik akses jalan yang rusak akibat longsor di wilayah Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Selasa (27/1/2026). ANTARA/Sean Filo MuhamadSementara, Zakaria, seorang warga yang merupakan siswa kelas 7 SMP mengaku dirinya harus berjalan kaki selama kurang lebih satu jam untuk menuju sekolahnya, akibat akses yang sulit.
"(Jaraknya) jauh. Kami jalan ke situ satu jam," ucapnya.
Adapun Komandan Peleton Konstruksi Bangunan dari Yonif TP 855 Letda CZI M. Ragil yang bersiaga di lokasi mengatakan pihaknya hingga kini mengupayakan adanya alat berat untuk membantu perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Baca juga: Pembersihan kayu banjir di Geudumbak Aceh buka jalan utama warga
Ia menjelaskan keberadaan alat darurat diprioritaskan untuk beroperasi di wilayah yang lebih membutuhkan, salah satunya di Kecamatan Pining, Gayo Lues.
"Nanti setelah dari sana pasti digerakkan ke sini dia (alat berat). Jadi bergilir, karena skala prioritas kita di sana dulu," ucap Ragil.
Ragil juga menyebut pihaknya kini tengah membangun jembatan darurat yang menghubungkan kedua desa, dan ditargetkan rampung pada pekan ini.
"Ini kami buat jembatan gantung yang permanen, nanti bisa dilalui oleh roda dua." tutur Ragil.
Baca juga: Halaman khusus UMKM Sumatera Bangkit kini hadir di e-commerce
Baca juga: TNI targetkan pembangunan jembatan gantung di Tukka rampung Februari
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































