Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengungkapkan bahwa dirinya sampai menangis setelah mengantarkan timnya mencetak sejarah baru di Piala Asia Futsal, setelah mengalahkan Jepang 5-3 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis, untuk melaju ke babak final.
Ia mengaku hal ini terjadi karena teringat dengan keluarganya, dengan pasangannya yang sedang merawat anak mereka di Spanyol.
"Pertama-tama, saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk pasangan yang sedang merawat bayi kami di Spanyol. Sangat sulit berada jauh dari keluarga, dan itulah alasan saya menangis," kata Souto jumpa pers pasca pertandingan di Indonesia Arena, Kamis.
Terkait jalannya pertandingan, Souto mengaku sudah memperkirakan setelah pemenang laga ini ditentukan sampai babak tambahan waktu dua kali lima menit.
Baca juga: Dua pemain timnas futsal Indonesia antusias kembali bertemu Kensuke
"Mengenai pertandingan, ini laga yang sangat berat, benar-benar berat, seperti yang sudah saya perkirakan," kata Souto pada jumpa pers pasca pertandingan di Indonesia Arena, Kamis, setelah timnya mengatasi perlawanan Jepang dengan skor 5-3.
Indonesia memimpin dua gol lebih dulu di laga ini melalui Samuel Eko (12') dan gol bunuh diri dari Takehiro Motoishi (23'), namun disamakan oleh Jepang hanya dalam waktu lima menit lewat gol Takehiro (31') dan Kazuya Shimizu (35').
Di akhir babak kedua, Firman Ardiansyah membawa Indonesia memimpin 3-2, namun Jepang yang tak menyerah berhasil memaksa laga berjalan sampai babak tambahan waktu setelah gol penalti Shimizu.
Pada babak tambahan waktu, kemenangan akhirnya benar-benar disegel oleh tim Garuda saat Reza Gunawan mencetak gol pada menit ke-45 dan juga Dewa Rizki pada menit ke-48.
Baca juga: Indonesia cetak sejarah lolos ke semifinal Piala Asia Futsal
"Saya rasa kami tampil sangat baik di babak pertama. Di babak kedua, saya meminta pemain untuk lebih menguasai bola dan menciptakan situasi, tetapi kami justru bermain terlalu direct. Mungkin di benak mereka, keunggulan 2-0 sudah cukup. Padahal melawan Jepang, Iran, dan tim-tim kuat lainnya, keunggulan seperti itu tidak pernah cukup," ungkap Souto.
"Kami baru benar-benar bermain lagi setelah skor menjadi 2-2. Kami mengubah beberapa detail taktik yang menghasilkan gol ketiga dan—kalau saya tidak salah ingat—gol keempat, yang sangat penting," tambah dia.
Dua hari sebelumnya, Souto sama sekali tak puas dengan kemenangan 3-2 atas Vietnam pada laga perempat final, namun pada hari ini ia merasa puas dengan yang ditunjukkan Iqbal Iskandar dan kawan-kawan.
"Apakah saya puas? Ya, sangat puas," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Indonesia akan menghadapi Iran pada final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Indonesia melaju ke final Piala Asia Futsal seusai kalahkan Jepang 5-3
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































