Jasamarga tingkatkan penanganan jalan berlubang di ruas Tol Japek

4 hours ago 4

Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) meningkatkan penanganan jalan berlubang di sepanjang ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sesuai dengan hasil pemantauan terhadap kondisi jalan di ruas jalan tol tersebut.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat (Jabar), Kamis, mengatakan peningkatan penanganan jalan berlubang dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Seiring dengan dinamika kondisi cuaca dan tingginya volume lalu lintas, JTT memastikan setiap potensi gangguan pada perkerasan jalan dapat teridentifikasi sejak dini melalui inspeksi lapangan yang dilakukan secara rutin dan menyeluruh.

Hal itu juga menjadi perhatian JTT mengingat kondisi cuaca hujan yang masih terjadi secara berkala di sejumlah wilayah operasional.

Menurut dia, hasil pemantauan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara terukur, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus lalu lintas.

Sebagai bagian dari rangkaian pemeliharaan berkelanjutan tersebut, JTT secara konsisten melaksanakan pekerjaan penanganan dan patching jalan di sejumlah segmen prioritas.

Seluruh pekerjaan dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi serta pengamanan sesuai standar operasional, sehingga layanan jalan tol tetap berjalan dan dapat dilalui dengan aman selama proses pekerjaan berlangsung, katanya menjelaskan.

Sebagai realisasi kegiatan pemeliharaan, pada Senin hingga Selasa, 2–3 Februari 2026, JTT melaksanakan pekerjaan patching pada 685 titik di Jalur A arah Cikampek serta 225 titik di Jalur B arah Jakarta.

Kegiatan pemeliharaan itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan JTT dalam menjaga kualitas perkerasan jalan serta memastikan keandalan layanan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.

Selain penanganan pada 2 dan 3 Februari, pada Rabu, 4 Februari 2026, JTT juga merealisasikan pekerjaan patching pada 169 titik di Jalur A arah Cikampek dengan cakupan KM 18+200 hingga KM 66+100, serta 108 titik di Jalur B arah Jakarta dengan cakupan KM 72+200 hingga KM 26+100.

Seluruh segmen yang telah ditangani tetap berada dalam pengawasan intensif melalui inspeksi lapangan rutin guna memastikan kondisi perkerasan jalan tetap laik dan aman dilintasi pengguna jalan.

Sebagai langkah lanjutan, pada Kamis, 5 Februari 2026, JTT menyiapkan rencana pelaksanaan pekerjaan patching lanjutan di sejumlah segmen prioritas berdasarkan hasil evaluasi serta inspeksi lapangan terkini.

Rencana pekerjaan tersebut mencakup 31 titik di Jalur A arah Cikampek dengan rentang KM 10+200 hingga KM 68+200, serta 37 titik di Jalur B arah Jakarta dengan rentang KM 66+300 hingga KM 18+460.

Ia mengatakan JTT memahami kekhawatiran serta ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung. Karena itu, selain pelaksanaan pemeliharaan, JTT juga menyiagakan personel operasional di lapangan selama 24 jam guna memastikan respons cepat apabila ditemukan kondisi jalan yang memerlukan penanganan lanjutan.

“Pemeliharaan kami lakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan dan keselamatan pengguna," katanya.

JTT menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung, ujar Ria.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |