Wamentan minta peran asosiasi peternak sapi dukung swasembada

1 month ago 26

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meminta peran aktif asosiasi peternak sapi sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperkuat produksi daging guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan secara berkelanjutan.

"Peran asosiasi peternak sapi sebagai mitra strategis pemerintah penting dalam mendukung swasembada pangan nasional," kata Wamentan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Bogor, Jawa Barat, sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu.

Wamentan Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar menyampaikan kehadiran pemerintah dalam berbagai forum peternak merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para pelaku usaha.

Menurutnya, asosiasi berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan peternak agar kebijakan dapat berjalan lebih efektif.

“Hari ini kita hadir di Rakernas Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi. Ini adalah asosiasi yang juga salah satu mitra pemerintah. Kita ada asosiasi tebu, hortikultura, termasuk peternakan sapi. Intinya, semua asosiasi ini dibentuk supaya lebih mudah koordinasinya,” ujar Wamentan.

Ia menilai keberadaan asosiasi peternak menjadi hal yang positif, terutama dalam mendukung kebijakan di bidang pangan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, melalui wadah asosiasi, aspirasi peternak dapat tersampaikan sekaligus memudahkan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan koordinasi lintas sektor.

Dalam konteks pemerintahan saat ini, Wamentan menegaskan agenda swasembada pangan menjadi fokus utama nasional. Upaya tersebut mencakup seluruh sektor pangan, tidak hanya pertanian tanaman pangan, tetapi juga peternakan sebagai salah satu penopang kebutuhan pangan masyarakat.

“Saya kira ini adalah suatu hal yang positif. Era Presiden Prabowo sekarang ini adalah era swasembada pangan. Kebutuhan pangan, sektor pertanian, dan peternakan akan dibereskan. Jadi ini saya kira positif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wamentan juga menekankan anggota APPSI merupakan pelaku lama di sektor peternakan yang sebelumnya telah aktif dan mendapatkan pembinaan dari pemerintah. Kehadiran APPSI dinilai semakin memudahkan proses koordinasi antara pemerintah dan peternak.

“Ini kan orang-orang lama. Sebelum ada APPSI mereka sudah aktif dibina oleh pemerintah, kemudian mereka membentuk asosiasi yang lebih memudahkan kita untuk koordinasi,” ungkapnya.

Rakernas APPSI 2025 menjadi momentum konsolidasi bagi para peternak dan penggemuk sapi dari berbagai daerah.

Dengan mengusung tema “Meningkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Peternak Menuju Ketahanan Pangan dan Swasembada Sapi di Indonesia”, forum itu menjadi salah satu ruang komunikasi antara pemerintah dan asosiasi peternak dalam membahas isu serta solusi di sektor peternakan sapi.

Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi dengan asosiasi peternak. Upaya itu sejalan dengan agenda swasembada pangan nasional, yang membutuhkan sinergi dan kerja bersama antara pemerintah dan para pelaku usaha di lapangan.

Baca juga: Pemerintah dorong pembiakan-penggemukan sapi hidup di dalam negeri

Baca juga: Defisiensi mineral sebabkan produksi sapi lokal kurang optimal

Baca juga: Peternak dukung penghapusan kuota impor sapi, tingkatkan produksi susu

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |