Jakarta (ANTARA) - Tim nasional basket 3x3 putra Indonesia menjadikan ajang FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 sebagai momentum untuk mengevaluasi persiapan Asian Games 2026 di Jepang.
"Itu jadi salah satu cara kami membuktikan bahwa (hasil) latihan kami sudah sampai mana," kata atlet tim nasional basket 3x3 putra Indonesia Halmaheranno Aprianto kepada awak media dalam kegiatan kunjungan Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Jakarta, Selasa.
Timnas Basket 3x3 Indonesia yang telah menjalani pemusatan latihan nasional selama tiga pekan, akan bertolak ke Batam untuk mengikuti kejuaraan yang digelar 25-26 Juli 2026.
Halmaheranno menjelaskan kompetisi tersebut terbuka bagi semua negara sehingga menjadi momentum bersama rekan-rekan pemain basket 3x3 untuk menguji kemampuan dan mengevaluasi hasil latihan.
Baca juga: CdM inginkan timnas basket 3x3 putra melangkah jauh di Asian Games
"Setelah (ajang di Batam) kami akan mengetahui yang harus diperbaiki dan apa yang harus ditingkatkan," katanya.
Saat ini, lanjutnya, tim sedang menjalani pemusatan latihan yang difokuskan pada pembenahan kondisi fisik, pola permainan, akurasi tembakan, serta membangun kekompakan antarpemain.
Setiap pemain diarahkan untuk memaksimalkan kemampuan sendiri sambil menutupi perbedaan postur dan fisik dengan negara-negara pesaing.
Halmaheranno menyadari tantangan untuk menghadapi persaingan yang ketat dalam Asian Games dengan lawan-lawan dari berbagai negara yang lebih unggul secara fisik.
Baca juga: Timnas putri hadapi Batam Stop berbekal pengalaman di Xiantao Stop
Oleh sebab itu, tim akan mencermati setiap kekuatan lawan dan mempersiapkan berbagai langkah-langkah antisipasi untuk memenangkan pertandingan. Tujuannya, demi melangkah jauh dalam ajang multi cabang olahraga terbesar di Asia.
"Kami mengantisipasinya dengan permainan kami secara tim yang lebih solid, terus melatih kelincahan, kecepatan, dan ya daya tahan tubuh yang lebih ditingkatkan lagi," katanya.
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































