Wamendukbangga: 1.000 hari pertama kehidupan fondasi dasar SDM unggul

1 week ago 5
...Fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun adalah masa emas yang tidak terulang

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan fondasi yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikannya pada puncak peringatan Hari Gizi Nasional 2026 yang digelar Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (25/1).

"Fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun adalah masa emas yang tidak terulang. Investasi terbaik yang dapat kita berikan untuk masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak mendapatkan gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang optimal pada periode krusial ini," ujar Isyana dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Isyana mengingatkan, pencegahan stunting dan optimalisasi 1.000 HPK adalah tanggung jawab kolektif, oleh karena itu, dukungan tidak bisa hanya dilakukan oleh ibu, tetapi juga dari ayah, keluarga besar, komunitas, hingga kebijakan pemerintah yang inklusif.

Baca juga: Kemendukbangga layani KB dan pulihkan trauma korban banjir Sumatera

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan dukungan bersama oleh Kemendukbangga dan KPPB, para narasumber ahli, serta perwakilan dunia usaha dan komunitas. Aksi simbolis ini merekam komitmen kolektif untuk bersinergi menjaga masa emas 1000 HPK.

Sebagai wujud perhatian langsung, Wamen Isyana dan Founder KPPB juga menyerahkan bantuan sembako kepada dua ibu perwakilan peserta sebagai simbol dukungan nyata bagi keluarga.

Founder KPPB Meiline Tenardi mengemukakan pentingnya kolaborasi untuk mengatasi tantangan di lapangan karena gizi bukan hanya persoalan makanan, melainkan bagaimana kehidupan dibentuk sejak dini.

"Seringkali, keinginan besar keluarga untuk memberikan yang terbaik terbentur oleh keterbatasan akses informasi. Kehadiran semua pihak hari ini adalah bukti bahwa kita bisa menciptakan ruang belajar bersama yang aplikatif," ujarnya.

Baca juga: Mendukbangga: "Genting" dan MBG 3B berjalan seiring entaskan stunting

Baca juga: Kemendukbangga: Pernikahan usia matang dukung keluarga lebih produktif

Untuk mengubah komitmen menjadi aksi berkelanjutan yang terukur, Kemendukbangga/BKKBN mendorong partisipasi aktif semua pihak dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program-program ini dirancang sebagai platform operasional bagi kolaborasi pentahelix, dengan fokus mendampingi keluarga, menguatkan peran pengasuhan, khususnya peran ayah dan melakukan intervensi tepat untuk mencegah stunting sejak dini.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |