Wamendikdasmen ungkap manfaat langsung revitalisasi sekolah

1 week ago 12
Mudah-mudahan dengan hadirnya program ini, sarana pendidikan menjadi layak dan memadai. Itu dapat menjadi modal dan dorongan bagi semua pihak untuk melahirkan pendidikan yang bermutu

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan manfaat nyata program revitalisasi dirasakan langsung oleh satuan pendidikan penerima yang kini tidak lagi menumpang di sekolah lain untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

“Ini merupakan program yang sangat strategis dari Presiden Republik Indonesia, yaitu untuk menjamin tersedianya sarana pendidikan yang berkualitas. Itu adalah salah satu elemen penting untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu,” kata Wamendikdasmen Atip di Jakarta pada Senin.

Ia berpesan agar seluruh satuan pendidikan penerima manfaat dapat memanfaatkan serta memelihara hasil revitalisasi secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh peserta didik, pendidik, dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Terima arahan Presiden, Mendikdasmen paparkan sejumlah target TA 2026

“Mudah-mudahan dengan hadirnya program ini, sarana pendidikan menjadi layak dan memadai. Itu dapat menjadi modal dan dorongan bagi semua pihak untuk melahirkan pendidikan yang bermutu,” imbuh Wamendikdasmen Atip.

Manfaat nyata program revitalisasi itu dirasakan langsung oleh Kepala SMK Bina Nusantara Moch. Ikbal Amiludin.

Ia bercerita sebelum ini sekolah tidak memiliki gedung sendiri dan harus menumpang di sekolah lain, sehingga proses pembelajaran dan praktik sangat terbatas.

Melalui bantuan revitalisasi senilai Rp1,07 miliar berupa tiga ruang kelas baru, kegiatan belajar mengajar kini dapat berjalan lebih optimal dan disambut antusias oleh para siswa.

“Respons anak-anak sangat antusias sekali. Bahkan beberapa ada yang mengunggah di media sosial mereka. Mereka semangat karena mempunyai kelas dan fasilitas baru, seperti kursi dan meja. Anak-anak sangat berterima kasih sekali,” kata Ikbal.

Baca juga: Kemendikdasmen resmikan 8 sekolah hasil revitalisasi di perbatasan

Hal serupa disampaikan Kepala SMP Plus Al-Ittihad Selaawi Rahmalia Khoeronisa Azhar yang menerima bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi tiga ruang kelas dan pembangunan ruang UKS dengan total nilai Rp668 juta.

Ia menuturkan kondisi ruang kelas sebelumnya sudah tidak layak, dan revitalisasi ini membawa perubahan signifikan.

“Guru dan siswa merasa lebih aman, nyaman, dan kondusif saat melakukan pembelajaran di kelas. Secara tidak langsung, hal ini juga menumbuhkan disiplin siswa, bagaimana cara mereka menjaga amanah yang telah Bapak Presiden berikan kepada sekolah kami,” kata Rahmalia.

Sementara itu Plt. Kepala TK PERSIS Sumedang Luthfi Muhammad Ihsan menjelaskan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK sangat membantu pemerataan layanan pendidikan anak usia dini.

Sebelumnya kegiatan pembelajaran TK masih menumpang di sekolah lain dengan fasilitas terbatas. Kini, sekolah memiliki ruang kelas dan fasilitas pendukung yang lebih lengkap.

Baca juga: Wamendikdasmen ingatkan jaga fasilitas sekolah usai direvitalisasi

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |