Wali Kota Makassar perintahkan BPBD ikut cari pesawat ATR 42-500 hilang kontak

3 weeks ago 18

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar untuk mengerahkan personel guna mencari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Saya sudah perintahkan Tim BPBD Kota Makassar untuk bergabung dengan tim lainnya di lapangan guna membantu pencarian korban sekaligus menelusuri titik lokasi jatuhnya pesawat," ujarnya di Makassar, Sabtu.

Menurut Munafri, keterlibatan BPBD Kota Makassar merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah kota terhadap upaya kemanusiaan dan penanganan bencana, meskipun lokasi kejadian berada di wilayah administratif Kabupaten Maros.

"Ini adalah musibah kemanusiaan. Pemerintah Kota Makassar siap bersinergi dan membantu semaksimal mungkin, termasuk dukungan personel dan peralatan yang dibutuhkan," tegasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap situasi darurat penerbangan, BPBD Kota Makassar meningkatkan langkah penanganan atas laporan hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar itu.

Baca juga: TNI AU kerahkan helikopter bantu cari pesawat hilang kontak di Maros

Peningkatan respons ini dilakukan melalui pengerahan personel, penguatan sarana prasarana kebencanaan, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi resmi yang diterima dari AirNav Makassar, serta hasil koordinasi intensif dengan Basarnas sebagai leading sector dalam operasi Search and Rescue (SAR).

Dalam operasi terpadu ini, BPBD Kota Makassar secara resmi bergabung untuk mendukung upaya pencarian dan penanganan dampak kebencanaan, sekaligus mengambil peran strategis sebagai koordinator shelter pencarian.

Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar juga mengatakan bahwa keterlibatan BPBD Makassar atas arahan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Menurut dia, ini merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam situasi darurat, dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Baca juga: Gubernur Sulsel minta warga tidak sebar informasi pesawat tak jelas
Baca juga: KKP benarkan pesawat ATR hilang di Maros merupakan pesawat patroli

"Atas arahan Bapak Wali Kota kami diminta bergerak cepat dalam kondisi seperti ini demi kemanusiaan, dan tidak mengenal batas wilayah," jelasnya.

Dalam penguatan respons tersebut, BPBD Kota Makassar mengerahkan 12 personel, dua unit mobil ambulans, dua unit mobil rescue, satu unit drone untuk pemantauan udara.

"Ini kan tujuan penerbangannya adalah Makassar, sehingga kesiapsiagaan menjadi tanggung jawab moral kami," tambah dia.

Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat, dengan mempertimbangkan data terakhir radar serta informasi dari warga sekitar.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang bagi tim penyelamat untuk bekerja secara optimal.

Baca juga: Keberangkatan pesawat ATR 42-500 dipastikan sesuai prosedur
Baca juga: Basarnas: 11 penumpang berada di pesawat yang hilang kontak di Maros

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |