Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi seluruh sektor dalam memperkuat pembangunan ekonomi nasional dalam pertemuan dengan lima pengusaha nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2) malam.
Sekretaris Kabinet, Teddy I Wijaya, mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara Kepala Negara dan pelaku usaha dalam memperkuat sinergi nasional.
"Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia menyampaikan pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB.
Para pengusaha yang hadir turut menyatakan kesamaan pandangan dan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintahan.
Dukungan tersebut dilakukan melalui keterlibatan aktif dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan penguatan fondasi pembangunan nasional.
"Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi Pemerintah dalam sektor paling strategis yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan serta kedaulatan pangan dan energi," kata dia.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Prabowo juga mengajak dunia usaha untuk mengambil peran aktif bersama dengan pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja, terutama sektor riil untuk mendorong pengembangan industri serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pertemuan ini mencerminkan arah kepemimpinan Prabowo yang menempatkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai kunci menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































