Sekjen MPR umumkan pemenang Cerdas Cermat MPR 2026 wilayah Jateng

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mengumumkan SMA Negeri 1 Klaten sebagai pemenang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat provinsi 2026.

Tim dari SMAN 1 Klaten selanjutnya akan segera berhadapan dengan para pemenang dari provinsi lainnya untuk memperebutkan gelar juara Lomba Cerdas Cermat MPR RI tingkat nasional.

LCC MPR RI tingkat provinsi Jateng setelah dilakukan proses penyisihan dari sembilan sekolah, yakni SMAN 1 Randublatung, SMAN 1 Pati, MAN 2 Wonosobo, SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Cilacap, SMAN 1 Klaten, SMAN 7 Semarang, SMA Regina Pacis Surakarta, dan SMAN 1 Bumiayu.

“Regu A dari SMAN 1 Pati memperoleh poin sebesar 110, Regu B dari SMA N 1 Randublatung dengan poin 100, dan Regu C dari SMAN 1 Klaten dengan poin 125. Dengan demikian regu C dari SMAN 1 Klaten Sebagai juara satu Provinsi Jawa Tengah pada Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tahun 2026 dan berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional di Jakarta, Demikian terima kasih sukses belajar selalu,” kata Siti Fauziah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu

Proses penyisihan hingga ke babak final tingkat provinsi Jateng ini, bukanlah hal yang mudah untuk dilewati. Dari sembilan sekolah, masing-masing terbagi tiga regu, dan harus memenangkan tiga sesi tantangan.

Sesi pertama yaitu Wawasan Empat Pilar MPR RI, di mana para peserta di setiap regu bergiliran memberikan jawaban cepat dan tepat dengan durasi singkat.

Kemudian sesi kedua yaitu Tematik Empat Pilar MPR RI, di mana para peserta bekerjasama memberikan pandangannya baik pro dan kontra terhadap suatu kasus, dengan tema yang dipilih secara acak.

Selanjutnya sesi ketiga, seluruh peserta secara individual harus berebutan memberikan jawaban dengan cepat dan tepat dan tidak boleh dibantu peserta lainnya meski satu regu.

Para juri penilai dalam ajang ini yaitu Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, Kepala Biro Umum, Deputi Bidang Administrasi MPR RI, Herry Putra, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Jenderal, Biro Sekretariat Pimpinan, Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI, Kartika Indriati Sekarsari, dan Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Noorochmat Isdaryanto.

Di babak pertama SMAN 1 Pati menjadi pemenang dengan total poin 135 mengalahkan sekolah SMA Regina Pacis Surakarta dengan total poin 75, dan MAN 2 Wonosobo dengan total poin 105.

Kemudian di babak kedua SMAN 1 Randublatung menjadi pemenang dengan total poin sebanyak 140, mengalahkan SMAN 1 Purbalingga dengan total poin 90 dan SMAN 7 Semarang dengan total poin 50.

Selanjutnya di babak ketiga SMAN 1 Klaten menjadi pemenang dengan total poin sebanyak 115, mengalahkan SMAN 2 Cilacap dengan total poin sebanyak 85, dan SMAN 1 Bumiayu dengan total poin 85.

Dari tiga babak penyisihan itu kemudian terpilih SMAN 1 Pati, SMAN 1 Randublatung dan SMAN 1 Klaten yang bertarung secara ketat dalam babak final. Suasana menjadi lebih serius dan menegangkan ketika tiga sekolah bertarung secara ketat di babak final, para peserta juga dengan cepat tanpa ragu memberikan jawabannya.

Para penonton menyambut dengan meriah dan antusiasme luar biasa saat peserta menjawab pertanyaan dengan benar, sebaliknya para peserta dengan jawaban yang salah menyebabkan pengurangan nilai sehingga nampak mimik lesu namun tetap semangat.

SMAN 1 Klaten akhirnya berhasil mewakili Jawa Tengah. Salah satu pesertanya, Kevin Dzakiano Wibowo mengaku bangga mengikuti ajang ini, ia mengatakan ini menjadi kesempatan yang luar biasa.

“Akhirnya setelah bertahun-tahun kami mendapatkan kesempatan ini. Maka dari itu kami sangat-sangat berusaha sekeras mungkin, dan mengorbankan waktu-waktu kami demi belajar untuk LCC Empat Pilar MPR RI ini,” ujar Kevin.

Persiapan menuju tingkat nasional, ia dan rekan-rekannya optimistis dapat meraih kemenangan. Kevin juga bertekad mempertahankan Jawa Tengah sebagai juara nasional LCC, mengingat pada ajang tahun 2025 gelar tersebut diraih oleh SMAN 1 Wonosobo.

“Kita akan berjuang lebih keras, karena kami juga membawa SMAN 1 Klaten dan provinsi Jawa Tengah untuk tetap juara, karena pada tahun sebelumnya sudah mendapatkan juara satu, jadi kami sangat berusaha untuk bisa mempertahankan,” tegasnya.

Baca juga: Legislator: Kesehatan mental harus masuk dalam kurikulum pendidikan

Sementara itu guru pendamping yang mewakili SMAN 1 Klaten, Agus Eko Cahyono, mengaku bangga dengan perjuangan belajar luar biasa dari para siswa-siswinya hingga juara mewakili Jateng.

“Kami meyakini setiap anak itu punya potensi untuk tumbuh, kita melihat segala kelebihannya dan kelemahannya apa, dan kita poles kelebihannya agar makin bagus. Kemudian kita tutup kelemahannya supaya percaya bahwa kelemahannya Itu yang nantinya akan menjadi kelebihan mereka,” papar Eko yang didampingi guru lainnya dari SMAN 1 Klaten, Dwi Hartanti.

Sebagai persiapan ke tingkat nasional, Eko akan mengajak mereka untuk lebih disiplin ketat dalam mengatur waktu demi mewujudkan belajar yang optimal. Ia juga mengapresiasi MPR RI yang telah menciptakan LCC Empat Pilar sehingga menciptakan suasana bersaing namun suportif yang menciptakan kenangan tidak terlupakan.

“Sangat apresiasi MPR RI, meninggalkan kenangan yang luar biasa yang tidak bisa dilupakan. Panitia yang ramah, juga bisa bertemu dengan bapak ibu guru dari sekolah lain, dan kita punya satu kesamaan yaitu menanamkan nilai-nilai nasionalisme ke anak-anak,” tuturnya.

Sebelumnya ajang ini dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto dan Lestari Moerdijat, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin, Turut serta juga Anggota MPR RI Fadholi dan Anggota MPR RI Mohamad Toha.

Bambang Wuryanto berharap LCC Empat Pilar MPR RI ini akan terus menjadi pengingat sekaligus penguat nasionalisme terhadap generasi baru.

“Kalau sebuah bangsa lupa terhadap sejarah bangsanya, maka kita sudah tidak ada gunanya berbangsa. MPR RI memprakarsai kegiatan seperti ini agar kita selalu ingat berbangsa dan bernegara. Karena berbangsa dan bernegara itu adalah konsensus,” ujar Bambang yang juga Anggota Komisi XII DPR RI .

Baca juga: Waka MPR Akbar Supratman dukung Sugiono jadi ketua umum IPSI

Baca juga: Bambang Pacul: LCC Empat Pilar MPR perkuat nasionalisme generasi muda

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |